Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH video beredar di media sosial sejak hari Minggu (3/11) yang memperlihatkan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, Aan Suhanda, berbicara di hadapan ratusan massa ormas saat demonstrasi Aliansi Ormas Bekasi di Jalan Raya Narogong pada 23 Oktober 2019.
Dalam video tersebut tampak juga pihak Indomaret sebagai perwakilan mini market yang ada di Bekasi dipaksa untuk menyetujui adanya kesepakatan, bahwa urusan parkir di semua mini market yang ada di kota Bekasi akan dikelola ormas-ormas tersebut.
"Pada intinya saya hadir di sini mewakili Walikota. Kami tahu tuntutan kawan-kawan. Pada dasarnya kita tidak bicara ke belakang, tapi bicara ke depan bahwa Alfamart, Indomaret, Alfamidi semua se Kota Bekasi sebanyak 600 titik sesuai dengan UU Nomor 28 Tahun 2009 dan Perda Nomor 10 Tahun 2019. Bahwa Alfamart dan Indomaret itu sudah masuk kategori pajak, tidak lagi retribusi, tidak lagi kontribusi. Cuma sekarang untuk pengelolaan parkir sekarang tergantung pemilik Alfa mart, Indomaret atau Alfamidi. Saya berharap ada kerja sama dengan ormas. Apakah Indomaret ini bersedia atau tidak. Saya persilahkan Pak," kata Aan mempersilahkan perwakilan Indomaret untuk bicara di tengah massa demonstran.
"Saya akan berusaha," kata perwakilan Indomart yang belum selesai bicara langsung dipotong dengan teriakan dari massa Ormas.
"Berusaha. Harus bersedia, bersedia. Tidak ya tidak. Gitu biar jelas!" teriak salah seorang perwakilan Ormas.
Akhirnya merasa di bawah tekanan massa, perwakilan Indomart pun menyatakan bersedia.
"Bersedia bekerja sama dengan Ormas," kata dia yang langsung disambut tepuk tangan massa Ormas yang melakukan demo.
baca juga: Penebangan Pohon Untuk Trotoar Seizin Dinas Kehutanan DKI
"Itu jawaban yang kita tunggu," seru mereka.
Dalam video tersebut tampak hadir juga Wakapolres Kota Bekasi. Namun polisi tidak bisa mengendalikan massa yang melakukan tekanan pada pihak Indomart. (OL-3)
Studi terbaru Pew Research Center mengungkap alasan di balik penggunaan media sosial oleh remaja. Dari hiburan di TikTok hingga koneksi di Snapchat, simak dampaknya.
Pemerintah Norwegia akan ajukan RUU larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun demi lindungi kesehatan mental dan membatasi pengaruh algoritma pada anak.
Informasi tidak lagi hanya diproduksi oleh jurnalis, tetapi juga oleh influencer yang mengemas isu publik menjadi konten singkat, cepat, dan menarik perhatian.
Penulis Nadhifa Allya Tsana (Rintik Sedu) menilai media sosial kini menjadi platform efektif untuk mendekatkan budaya literasi kepada generasi muda.
KPAI mengapresiasi langkah Meta yang telah menunjukkan kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).
Presiden Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya menjadi korban deepfake AI yang membuatnya mahir pidato bahasa arab hingga bernyanyi merdu. Simak peringatannya soal bahaya hoaks!
Potensi kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp100 juta per hari kembali menjadi sorotan.
Tata kelola parkir di DKI Jakarta kembali disorot. Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta menemukan praktik parkir tanpa izin di kawasan Blok M Square.
Satgas Parkir Palu menjaring 17 jukir liar di 15 titik kota. Dishub Palu berikan pembinaan dan tawarkan peluang menjadi petugas parkir resmi.
Digitalisasi sistem pembayaran akan mempermudah pihak berwenang dalam membedakan titik parkir resmi dan ilegal.
Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menggunakan fasilitas parkir resmi yang telah disediakan guna mendukung kelancaran arus lalu lintas dan kenyamanan bersama di ruang publik.
Para pedagang yang melanggar juga akan dikenakan sanksi hukum guna memberikan efek jera.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved