Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KESEPAKATAN gencatan senjata selama 10 hari antara Israel dan Libanon yang diumumkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, resmi diberlakukan. Langkah ini menjadi babak baru dalam upaya meredam konflik di kawasan tersebut, meski dibayangi oleh ketegangan yang masih menyelimuti perbatasan hingga menit terakhir.
Presiden Libanon, Joseph Aoun, menyambut baik kesepakatan tersebut. Sementara itu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyebut momen ini sebagai kesempatan "bersejarah" untuk mewujudkan perdamaian.
Gencatan senjata ini disebut-sebut sebagai bagian dari kesepakatan awal antara Iran dan Amerika Serikat yang dimediasi Pakistan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ismail Baqai, menyatakan pihaknya sejak awal menekankan perlunya gencatan senjata serentak di seluruh wilayah, termasuk Libanon.
Baqai juga menyatakan solidaritasnya bagi rakyat Libanon dan menuntut penarikan penuh pasukan Israel dari wilayah Libanon Selatan. Namun, tuntutan ini berbenturan dengan pernyataan PM Netanyahu sebelumnya yang menyatakan tidak akan menarik pasukannya. Selain itu, Iran mendesak pembebasan semua tahanan dan pemulangan warga yang mengungsi ke rumah mereka masing-masing.
Meskipun kesepakatan telah diumumkan, ketegangan di lapangan tidak langsung mereda. Menjelang detik-detik berlakunya gencatan senjata, kelompok Hizbullah dan pasukan Israel (IDF) masih terpantau saling meluncurkan serangan lintas batas.
Hizbullah mengonfirmasi telah menembakkan roket ke beberapa sasaran di Israel utara, termasuk kota Karmiel, Nahariyya, dan penyeberangan perbatasan Rosh HaNikra. Di sisi lain, IDF melaporkan tim pencari dan penyelamat telah beroperasi di titik-titik serangan dan langsung membalas dengan menyerang lokasi peluncuran roket milik Hizbullah.
Sentimen masyarakat di Israel terbelah menanggapi berita ini. Di Tel Aviv, seorang pengacara berusia 66 tahun mengungkapkan harapannya.
Namun, nada skeptis terdengar dari kalangan mahasiswa di Universitas Tel Aviv yang meragukan apakah organisasi seperti Hezbollah akan mematuhi aturan. Sementara itu, di kota Haifa, seorang warga justru menganggap gencatan senjata ini sebagai kesalahan besar karena mustahil bernegosiasi dengan kelompok yang dianggapnya sebagai organisasi teroris.
Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, melalui juru bicaranya, Stephane Dujarric, menyambut baik penghentian pertempuran ini dan mengapresiasi peran Amerika Serikat sebagai fasilitator.
"Sekretaris Jenderal mendesak semua aktor untuk sepenuhnya menghormati gencatan senjata dan mematuhi kewajiban mereka di bawah hukum internasional, termasuk hukum kemanusiaan internasional, setiap saat," tegas Dujarric. Guterres berharap jeda 10 hari ini dapat membuka jalan bagi negosiasi perdamaian yang lebih permanen. (BBC/AFP/Z-2)
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Donald Trump menyatakan King Charles III sejalan dalam mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Pernyataan disampaikan saat jamuan kenegaraan di AS.
Mantan Direktur FBI James Comey menghadapi dakwaan pidana atas dugaan ancaman terhadap Presiden Donald Trump lewat unggahan media sosial.
FCC memerintahkan peninjauan ulang lisensi siaran TV Disney menyusul desakan Presiden Donald Trump untuk memecat Jimmy Kimmel pasca insiden percobaan pembunuhan.
Gedung Putih mengunggah foto Raja Charles III dan Donald Trump dengan takarir "Dua Raja".
Raja Charles III dan Donald Trump melakukan pertukaran kado simbolis dalam kunjungan kenegaraan ke AS. Dari desain Resolute Desk hingga surat bersejarah John Adams.
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk menyerang target Hizbullah secara masif di Libanon meski gencatan senjata baru diperpanjang.
Ketegangan di Libanon Selatan meningkat setelah prajurit UNIFIL asal Prancis kembali gugur. Macron tuding Hizbullah, sementara Presiden Aoun sampaikan duka mendalam.
Ia menegaskan bahwa prioritas Hizbullah bukan sekadar kembali ke situasi sebelumnya, tetapi memastikan penarikan pasukan Israel serta kembalinya warga Libanon ke desa-desa mereka.
Kabinet Netanyahu bergejolak setelah pengumuman gencatan senjata 10 hari di Libanon oleh Donald Trump tanpa melalui proses pemungutan suara resmi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved