Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HUBUNGAN antara Takhta Suci dan Gedung Putih kembali menjadi sorotan publik. Muncul pertanyaan besar di jagat maya: Apakah Presiden Donald Trump benar-benar melontarkan ancaman terhadap Paus Leo XIV setelah sang Pontifex memberikan kritik terhadap kebijakan administrasinya?
Isu ini mencuat setelah laporan dari The Free Press pada 6 April 2026 yang menyebutkan adanya pertemuan tegang antara pejabat Pentagon dengan Kardinal Christophe Pierre pada Januari lalu. Kardinal Pierre merupakan duta besar Takhta Suci untuk Amerika Serikat yang menjabat hingga Maret 2026.
Laporan tersebut, yang mengutip sumber anonim dari pejabat Vatikan, mengklaim bahwa pertemuan itu berisi ceramah pahit yang memperingatkan bahwa Amerika Serikat memiliki kekuatan militer untuk melakukan apa pun yang diinginkannya, dan menyarankan agar Gereja Katolik sebaiknya berpihak pada AS.
Berdasarkan penelusuran fakta, berikut adalah poin-poin utama yang perlu diketahui:
Catatan Redaksi: Paus Leo XIV, yang sebelumnya dikenal sebagai Kardinal Robert Prevost dari Amerika Serikat, terpilih pada Mei 2025. Ia baru-baru ini memberikan pernyataan kepada media terkait konflik AS-Israel dengan Iran saat meninggalkan kediaman kepausan di Castel Gandolfo pada 7 April 2026.
Wakil Presiden JD Vance, yang merupakan seorang mualaf Katolik, turut memberikan komentar saat berada di Budapest pada 8 April 2026. Terkait laporan The Free Press, Vance bersikap hati-hati.
"Saya ingin berbicara langsung dengan Kardinal Christophe Pierre dan orang-orang kami untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi," ujar Vance. Ia menambahkan bahwa memberikan opini berdasarkan cerita yang belum terkonfirmasi dan belum dikuatkan oleh bukti adalah ide yang buruk.
Hingga saat ini, klaim bahwa Donald Trump mengancam Paus Leo XIV tidak terbukti secara langsung. Meskipun pertemuan antara diplomat Vatikan dan pejabat militer AS benar-benar terjadi, narasi mengenai ancaman militer masih bersifat spekulatif dan dibantah oleh pihak Pentagon sebagai informasi yang terdistorsi.
Hubungan antara kedua pemimpin negara ini memang diwarnai perbedaan pandangan mengenai kebijakan luar negeri. Namun jalur diplomasi resmi tetap dikedepankan oleh kedua belah pihak. (USA Today/I-2)
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Donald Trump menyatakan King Charles III sejalan dalam mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Pernyataan disampaikan saat jamuan kenegaraan di AS.
Mantan Direktur FBI James Comey menghadapi dakwaan pidana atas dugaan ancaman terhadap Presiden Donald Trump lewat unggahan media sosial.
FCC memerintahkan peninjauan ulang lisensi siaran TV Disney menyusul desakan Presiden Donald Trump untuk memecat Jimmy Kimmel pasca insiden percobaan pembunuhan.
Gedung Putih mengunggah foto Raja Charles III dan Donald Trump dengan takarir "Dua Raja".
Raja Charles III dan Donald Trump melakukan pertukaran kado simbolis dalam kunjungan kenegaraan ke AS. Dari desain Resolute Desk hingga surat bersejarah John Adams.
Uskup Agung Canterbury Dame Sarah Mullally bertemu Paus Leo di Vatikan, memuji sikap tegasnya terhadap ketidakadilan dan perang di tengah ketegangan global.
Donald Trump memicu kontroversi setelah membaca Alkitab di Ruang Oval di tengah ketegangan dengan Paus Leo dan kebijakan integrasi agama di birokrasi AS.
Paus Leo memperingatkan pemerintahan Trump agar tidak menggunakan nama Tuhan untuk membenarkan kekerasan dalam konflik Iran yang sedang berlangsung.
Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot menyebut kritik pedas Donald Trump terhadap Paus Leo XIV tidak dapat diterima dan mencederai misi perdamaian.
Paus Leo mengklarifikasi pidatonya tentang biaya perang yang dianggap menyindir Donald Trump. Simak penjelasannya saat melakukan kunjungan ke Afrika.
Paus Leo XIV mengutuk manipulasi nama Tuhan untuk politik dan militer saat bersitegang dengan Donald Trump terkait isu imigrasi dan kebijakan luar negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved