Kapal Berbendera Liberia, Pertama Lewati Selat Hormuz Usai Kesepakatan Gencatan Senjata

Media Indonesia
08/4/2026 23:00
Kapal Berbendera Liberia, Pertama Lewati Selat Hormuz Usai Kesepakatan Gencatan Senjata
Selat Hormuz(MarineTraffic.)

PERGERAKAN kapal tercatat mulai melewati di Selat Hormuz setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran, menurut perusahaan pelacakan kapal secara real-time, MarineTraffic.

Kapal kargo berbendera Liberia, Daytona Beach, berangkat dari Pelabuhan Bandar Abbas di Iran pada pukul 08:28 waktu Turki dan melintasi Selat Bosphorus pada pukul 09:59. 

Pada Rabu (8/4) malam, kapal itu berada di Teluk Oman, tujuan kapal tersebut tercatat sebagai Pelabuhan Fujairah di Uni Emirat Arab.

Kapal kargo milik Yunani, NJ Earth, melintasi Selat Hormuz pada pukul 11.44 siang.

Gencatan senjata sementara dengan syarat oleh Iran yang disepakati oleh Presiden AS Donald Trump setelah beberapa kali ia mengancam juga mencakup Israel.

Menyusul serangan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari, serta serangan balasan Iran terhadap beberapa negara di kawasan yang memperparah konflik, Presiden AS Donald Trump mengumumkan penerimaannya terhadap gencatan senjata pada pukul 01.30 dini hari tanggal 8 April 2026.

Trump mengatakan bahwa mereka telah menyetujui gencatan senjata selama dua minggu dengan syarat Selat Hormuz dibuka, bahwa mereka telah menerima proposal 10 poin dari Iran, dan bahwa ini merupakan dasar negosiasi yang layak.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, yang menyatakan bahwa “Iran telah mencapai tujuannya dalam perang ini,” juga mengumumkan bahwa tujuan selanjutnya adalah menyelesaikan negosiasi akhir di Islamabad dalam waktu maksimal 15 hari. (Anadolu/H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya