Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKISTAN siap pasok misil Balistik ke Iran jika perang dengan Israel pecah. Beberapa sumber Arab mengatakan Pakistan berencana mengirimkan rudal balistik jarak menengah Shaheen-III. Dilansir Jerusalem Post, pernyataan itu disampaikan salah satu sumber di sela pertemuan darurat para menteri luar negeri Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Arab Saudi.
Pertemuan itu diminta oleh Iran dan Pakistan ketika Iran menentukan pembalasan atas pembunuhan Israel terhadap kepala biro politik Hamas Ismail Haniyeh di Teheran dan komandan senior Hizbullah Fuad Shukr di Beirut pekan lalu. "Pertemuan di kota pesisir Jeddah itu mencakup diskusi tentang kejahatan pendudukan Israel dan pembunuhan Haniyeh,” kata perwakilan OKI, Saudi.
OKI mewakili 57 negara Islam dan memandang dirinya sebagai suara dunia Muslim. Ini mencakup negara-negara besar Arab seperti Arab Saudi dan Mesir, serta negara-negara non-Arab yang berpenduduk padat seperti Iran, Pakistan, Indonesia, dan Turki.
Baca juga : Korea Selatan Desak Warganya Tinggalkan Libanon dan Israel
Ketegangan di kawasan ini sangat tinggi, dan banyak yang berspekulasi bahwa serangan yang dipimpin Iran terhadap Israel mungkin akan terjadi dalam beberapa jam atau hari.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengatakan kepada para menteri G7 bahwa Iran dan Hizbullah dapat menyerang Israel dalam waktu 24 hingga 48 jam. Iran, Hizbullah, Perlawanan Islam di Irak, dan angkatan bersenjata Yaman yang bersekutu dengan Ansarallah telah bersumpah untuk membalas pembunuhan Haniyeh dan Shukr.
Seorang pejabat dari Hizbullah telah memberi tahu <i>The Cradle<p> bahwa respon akan datang sekaligus dari Iran, Hizbullah, dan Yaman. Mereka menambahkan bahwa tujuannya adalah untuk menimbulkan pukulan menyakitkan kepada Israel yang mungkin tidak dapat dicapai jika dilakukan pembalasan secara terpisah.
<i>The Wall Street Journal<p> mencatat bahwa Israel telah menempatkan militernya dalam siaga tinggi sementara para pejabat AS telah memindahkan aset militer ke wilayah tersebut. Menurut <i>The Cradle, AS sedang berusaha untuk berkoordinasi dengan mitra regional Arabnya untuk mencoba membela Israel dari serangan yang dikhawatirkan oleh sebagian orang bisa lebih luas dan lebih kompleks daripada serangan rudal dan drone yang diluncurkan oleh Iran terhadap Israel pada April lalu. (Thecradle/S-1)
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Dua teknisi pesawat F-15 Israel didakwa atas spionase untuk Iran. Mereka diduga membocorkan dokumen mesin pesawat dan memantau pejabat tinggi.
Tuan Guru Bajang (TGB) menegaskan dukungan untuk Iran melawan Zionis didasari nilai kemanusiaan, hukum internasional, dan tuntunan agama Al-Quran.
Konflik bersenjata di Iran akibatkan kerusakan masif pada 56 situs warisan budaya, 30 universitas, dan 55 perpustakaan. Simak dampak terhadap identitas nasional.
Profesor Mohammad Marandi mengungkap penyebab kegagalan negosiasi Iran-AS di Islamabad, dampak blokade Selat Hormuz, dan ancaman krisis energi global.
Presiden Donald Trump mengeklaim perang AS di Iran bertujuan mencegah serangan nuklir terhadap Israel dan AS. Simak detail serangan pembom B-2 ke situs pengayaan uranium.
Arab Saudi berhasil memulihkan kapasitas penuh jalur pipa minyak Timur-Barat sebesar 7 juta barel per hari setelah serangan yang sempat mengganggu produksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved