Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH menegaskan bahwa kasus demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia memiliki pola musiman yang erat kaitannya dengan fenomena iklim seperti El Nino.
Kondisi ini membuat DBD menjadi ancaman kesehatan yang berulang setiap tahun, terutama saat terjadi perubahan cuaca ekstrem.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, berbeda dengan campak yang penularannya dipengaruhi mobilitas manusia, DBD sangat bergantung pada faktor lingkungan dan iklim.
“Dengue itu benar-benar mengikuti pola El Nino. Begitu fenomena itu muncul, kasusnya langsung meningkat,” ujarnya dalam Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR RI, Senin (20/4).
Menurut dia, lonjakan kasus DBD tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga secara global, terutama di kawasan tropis dan subtropis.
Pada periode El Nino sebelumnya, kasus dengue tercatat meningkat signifikan di berbagai negara, termasuk di Amerika Selatan.
DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang banyak berkembang di lingkungan perkotaan. Kondisi cuaca, seperti suhu dan curah hujan, sangat memengaruhi siklus hidup nyamuk tersebut. Saat kondisi mendukung, populasi nyamuk meningkat dan risiko penularan pun ikut naik.
Secara jumlah kasus, DBD memang masih berada di bawah penyakit menular lain seperti tuberkulosis, HIV, dan malaria. Namun dari sisi kematian, DBD justru mencatat angka fatalitas yang lebih tinggi dibandingkan malaria.
Hal ini menunjukkan bahwa meski jumlah kasusnya tidak sebesar penyakit lain, dampaknya tetap signifikan.
Meski demikian, Kementerian Kesehatan menilai penanganan DBD di Indonesia relatif lebih terkendali pada 2026 dibandingkan tahun sebelumnya.
Penguatan sistem layanan kesehatan dan pengalaman tenaga medis dalam menangani kasus dengue dinilai berkontribusi dalam menekan angka kematian.
“Kalau dirawat dengan baik, dengue seharusnya tidak berkembang menjadi kondisi berat seperti dengue shock syndrome. Dokter-dokter kita sudah sangat berpengalaman menangani ini,” kata Budi.
Berbeda dengan penyakit lain yang dapat dicegah melalui vaksinasi massal, penanganan DBD masih lebih difokuskan pada pengendalian lingkungan dan vektor nyamuk. Upaya seperti pemberantasan sarang nyamuk, pengelolaan sanitasi, serta edukasi masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan penyebaran penyakit ini.
Pemerintah juga mengakui bahwa vaksin dengue sudah tersedia, namun belum menjadi prioritas dalam program imunisasi nasional.
Hal ini karena kebijakan vaksinasi masih difokuskan pada penyakit dengan beban kasus dan kematian yang lebih tinggi, seperti tuberkulosis. (H-3)
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menggencarkan aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di seluruh lingkungan masyarakat.
GUNA mencegah tingginya kasus stunting dan Demam Berdarah Dengue (DBD) Kelurahan Kariangau, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, telah memfokuskan penanganan langsung ke masyarakat.
KASUS demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mencapai 32 kasus selama tiga bulan terakhir pada 2026.
KASUS Demam Berdarah Dengue di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa bulan terakhir.
Kasus DBD 2026 tercatat 64 kasus dan nihil kematian. Sedangkan periode yang sama tahun lalu 234 kasus dan 0 kematian.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
BUPATI Siak Afni Zulkifli menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Siak dalam mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menghadapi ancaman Super El Nino tahun 2026.
KABUPATEN Indramayu diprakiran memasuki musim kemarau mulai akhir April 2026 ini.
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan Indonesia mulai memasuki masa transisi dari musim hujan menuju musim kemarau 2026.
Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau saat ini telah melejit 20 kali lipat menjadi 8.555,37 hektare dibanding 2025.
KABUPATEN Penajam Paser Utara (PPU) menyatakan siaga bencana dalam menghadapi dampak fenomena El Nino yang diprediksi puncaknya terjadi pada pertengahan 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved