Kasus DBD di Bengkulu, Capai 32 Kasus Selama Tiga Bulan Terakhir

Marliansyah
26/4/2026 17:47
Kasus DBD di Bengkulu, Capai 32 Kasus Selama Tiga Bulan Terakhir
Ilustrasi(MI/Marliyansyah)

KASUS demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mencapai 32 kasus selama tiga bulan terakhir pada 2026.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mukomuko, Hamdan di Bengkulu.

"Data tersebut menunjukkan tren peningkatan kasus dalam tiga bulan terakhir," katanya.

Pada Januari, lanjut dia, tercatat delapan kasus, Februari 11 kasus, dan Maret meningkat menjadi 13 kasus.

Untuk itu, pentingnya kewaspadaan masyarakat untuk menekan penyebaran DBD, terutama dengan menjaga kebersihan lingkungan.

DBD merupakan penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius terutama pada anak-anak.

Gejala umum DBD meliputi demam tinggi mendadak, nyeri sendi, serta munculnya ruam pada kulit. 

"Masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala tersebut," imbuhnya.

Saat ini, kata dia, sangat diharapkan masyarakat untuk lebih rutin meningkatkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), terutama saat musim hujan untuk menekankan penyebaran kasus tersebut.

Upaya ini, dengan melakukan PSN dapat dilakukan melalui metode 3M plus sebagai langkah pencegahan yang efektif.

Metode ini meliputi menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. (MY/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya