Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG guru besar di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto diduga terlibat kasus kekerasan seksual terhadap seorang mahasiswi.
Dugaan ini mencuat setelah Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Unsoed menerima laporan resmi dari korban.
Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsoed, Hafidz Baihaqi, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyebut, terduga pelaku adalah guru besar di salah satu fakultas, namun enggan membeberkan detail kronologi kejadian.
“Kami memiliki keterbatasan dalam menyampaikan informasi. Yang bisa kami pastikan, pelaku adalah seorang guru besar dan korbannya mahasiswi,” ujarnya, Kamis (24/7).
Sebagai wujud dukungan moral terhadap korban, Hafidz bersama sejumlah mahasiswa menggelar aksi di depan kantor rektorat pada Rabu (23/7). Dalam aksi itu, mereka mendesak kampus segera menyelesaikan kasus ini secara adil dan transparan.
“Kami turun bukan atas nama lembaga, melainkan sebagai mahasiswa yang peduli. Ini bentuk keprihatinan sekaligus dukungan kepada Satgas PPKS,” jelasnya.
Menanggapi laporan tersebut, pihak rektorat Unsoed langsung mengambil langkah cepat. Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Prof Dr Kuat Puji Prayitno, SH, MHum, menyatakan telah membentuk Tim Pemeriksa yang beranggotakan tujuh orang untuk mengusut dugaan tersebut.
“Unsoed berkomitmen penuh terhadap penanganan kasus kekerasan seksual. Tim Pemeriksa sudah mulai bekerja melakukan pendalaman,” ujarnya.
Menurut Prof. Kuat, tim sudah memanggil Ketua Satgas PPKS sebagai pihak penerima laporan, serta memeriksa terlapor.
“Proses masih berjalan dan belum ada kesimpulan karena pendalaman terus dilakukan,” katanya.
Ia menegaskan, Unsoed berhati-hati dalam menangani kasus ini agar penanganan berjalan objektif. Tim juga berencana memanggil saksi tambahan dan menghadirkan tenaga ahli bila diperlukan.
“Jangan ragukan keseriusan Unsoed dalam menangani kasus seperti ini. Kami tegaskan, Unsoed adalah kampus anti kekerasan seksual dan berkomitmen menuntaskan kasus yang terjadi,” tegasnya. (H-2)
IPB telah memberikan sanksi berupa skorsing selama satu semester terhadap 16 mahasiswa yang terlibat kekerasan seksual.
Psikiater dr. Elvine Gunawan menyoroti budaya patriarki dan stigma sosial yang membuat korban kekerasan seksual bungkam dan mengalami beban psikologis ganda.
Syekh Ahmad Al Misry (SAM) ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pelecehan seksual oleh Bareskrim Polri. Penetapan tersangka ini dilakukan usai gelar perkara.
Giwo yang juga pernah memimpin KPAI mendesak pihak universitas dan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan tanpa memandang latar belakang pelaku.
Rektor Unpad Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita menonaktifkan sementara dosen yang diduga terlibat kekerasan seksual. Simak langkah tegas kampus.
ANGGOTA Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Fraksi Partai Golkar yang juga Bendahara Umum PP KPPG, Adde Rosi Khoerunnisa, menyoroti kasus dugaan pelecehan seksual verbal di FH UI.
President University mengukuhkan tiga Guru Besar baru: Prof. Anton Wachidin, Prof. Erwin Sitompul, dan Prof. Jhanghiz Syahrivar untuk perkuat riset nasional.
BINUS University mengukuhkan Prof. Rindang Widuri sebagai Guru Besar. Ia memperkenalkan konsep Audit 5.0 yang memadukan kecerdasan buatan dan nurani manusia.
Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/Al) dan meningkatnya tekanan isu lingkungan kini mulai mengubah wajah dunia teknik sipil.
Universitas Mercu Buana (UMB) mengukuhkan dua Guru Besar perempuan tepat di Hari Kartini, simbol emansipasi dan kepemimpinan intelektual perempuan.
Universitas Pelita Harapan (UPH) mengukuhkan lima guru besar baru untuk memperkuat kontribusi akademik dalam menjawab tantangan strategis nasional.
Prof. Tanty Oktavia memaparkan pentingnya kolaborasi Human-AI dalam orasi ilmiahnya di BINUS University. Fokus pada sistem cerdas yang berorientasi manusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved