Mahasiswa IPB Pelaku Kekerasan Seksual Jalani Skorsing Satu Semester dan Tugas Sosial

Depi Gunawan
24/4/2026 22:07
Mahasiswa IPB Pelaku Kekerasan Seksual Jalani Skorsing Satu Semester dan Tugas Sosial
Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Alim Setiawan.(MI/DEPI GUNAWAN)

SEBANYAK 16 mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB University) yang terlibat kasus kekerasan seksual mulai menjalani sanksi skorsing selama satu semester.

Selain itu, mereka juga dibebani tugas sosial yang dijalankan selama masa skorsing berlaku. Tujuannya, agar para mahasiswa ini lebih memahami apa yang dimaksud dengan kekerasan seksual.

"Karena ini lembaga pendidikan, maka mahasiswa yang terlibat, yang tertuduh salah, menyadari kesalahannya kemudian sekarang lebih paham lagi," kata Rektor IPB University dr. Alim Setiawan saat ditemui di Bandung Barat, Jumat (24/4).

Ia menduga, ke-16 mahasiswa yang terlibat kasus kekerasan seksual berbasis gender online (KBGO) tersebut tidak mengerti apa yang dimaksud dengan kekeresan seksual secara utuh.

Menurutnya, mungkin saja kesalahan yang mereka lakukan karena pemahaman mengenai spektrum kekerasan seksual yang tidak utuh, padahal spektrum kekerasan seksual itu luas.

"Nantinya setelah masa skorsing selesai, mereka bisa aktif kembali sebagai mahasiswa yang sadar akan kekerasan seksual," tuturnya.

Alim kembali memastikan, IPB telah memberikan sanksi berupa skorsing selama satu semester terhadap 16 mahasiswa yang terlibat kekerasan seksual. Pihaknya pun akan melindungi dan memperjuangkan hak-hak korban.

"Sejak laporan diterima kami tidak mempertanyakan. Kami percaya kepada korban dan kami memproses untuk bisa membuktikan kejadian tersebut sehingga semua yang dilaporkan kami sudah periksa," ucapnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya