Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ALIANSI Masyarakat Banyumas Peduli Kampus Aman meminta kepolisian mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan, pengeroyokan brutal, dan penyekapan terhadap seorang mahasiswa berinisial D di lingkungan kampus Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).
Aliansi masyarakat menilai fakta kejadian yang disebut berlangsung secara terang dengan indikasi pelaku dan lokasi kejadian yang jelas, seharusnya menjadi dasar kuat bagi aparat untuk bertindak cepat dan terukur. Namun, mereka menilai penanganan perkara hingga kini belum menunjukkan langkah konkret yang memadai.
“Realitas di lapangan justru memperlihatkan adanya ketidaksinkronan dalam penanganan kasus. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar di ruang publik,” ujar perwakilan aliansi Anurega, Rabu (29/4/2026).
Aliansi juga menyoroti belum dipanggilnya para terduga pelaku untuk dimintai keterangan. Kondisi ini dinilai kontras dengan penanganan perkara lain yang justru diproses lebih cepat. Ketimpangan tersebut memunculkan persepsi adanya standar ganda dalam penegakan hukum.
Lebih jauh, mereka mengungkap kekhawatiran terkait dugaan upaya penggembosan perkara yang berpotensi melemahkan proses hukum. Situasi di lingkungan kampus juga dinilai belum menunjukkan keberpihakan terhadap korban, bahkan muncul dugaan adanya intimidasi terhadap korban dan keluarganya.
“Jika kondisi ini dibiarkan, akan menjadi preseden buruk. Kekerasan di lingkungan kampus seolah dapat terjadi tanpa konsekuensi hukum yang tegas,” kata Ega.
Aliansi Masyarakat Banyumas Peduli Kampus Aman menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polresta Banyumas, untuk menangani kasus secara profesional, transparan, dan tanpa intervensi. Ega mengungkapkan pihaknya menyatakan mosi tidak percaya terhadap kinerja kepolisian jika tidak segera menunjukkan langkah konkret.
Selain itu, Ega mengatakan pihaknya menuntut seluruh terduga pelaku segera dipanggil, diperiksa, dan ditetapkan status hukumnya. Ega juga meminta keterbukaan informasi perkembangan kasus kepada publik dan mendesak pihak kampus bersikap tegas dan menghentikan segala bentuk intimidasi terhadap korban.
"Kami menuntut sanksi tegas terhadap oknum pejabat kampus yang terbukti melakukan intimidasi dan mendorong proses hukum berjalan sesuai prinsip due process of law tanpa diskriminasi," katanya.
Selain itu, aliansi juga meminta perhatian pemerintah pusat, termasuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, untuk turun tangan melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap penanganan kasus di lingkungan perguruan tinggi. Mereka juga mendorong pengawasan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia melalui mekanisme rapat dengar pendapat (RDP).
Aliansi menegaskan bahwa aksi yang mereka lakukan bukan sekadar bentuk protes, melainkan upaya kontrol publik terhadap aparat dan institusi kampus. Mereka memastikan pengawalan akan terus dilakukan hingga seluruh pelaku diproses hukum, tidak ada lagi dugaan penggembosan perkara, serta keadilan bagi korban benar-benar ditegakkan.
“Ini adalah tuntutan nyata atas keadilan, transparansi, konsistensi, dan akuntabilitas negara,” pungkasnya. (H-2)
PROSES klarifikasi atas dugaan manipulasi data penelitian yang melibatkan seorang dosen di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, masih berlangsung.
UNIVERSITAS Perjuangan (UNPER) Tasikmalaya dan Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) Purwokerto menjalin kolaborasi.
UNIVERSITAS Jenderal Soedirman (UNSOED) Purwokerto berkolaborasi dengan Politeknik Banjarnegara untuk mengembangkan dawet ayu yang dikenal sebagai ikon kuliner Banjarnegara, Jawa Tengah.
UNIVERSITAS Perjuangan (UNPER) Tasikmalaya dan Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) Purwokerto menjalin kolaborasi pengolahan produk aren dan inovasi air mineral.
UNIVERSITAS Al Irsyad Cilacap (UNAIC) dan Universitas Jenderal Sudirman (UNSOED) Purwokerto bersinergi melakukan penerapan teknologi tepat guna dalam pengolahan kecombrang dan pisang.
FASE darurat kekerasan terhadap penyandang disabilitas memerlukan langkah konkret bersama dan segera untuk mewujudkan perlindungan bagi seluruh warga negara yang diamanatkan UUD 1945.
PELAKSANA Tugas (Plt) Kalemdiklat Polri, Irjen Andi Rian, membeberkan sejumlah hambatan krusial dalam upaya memutus siklus kekerasan di lingkungan pendidikan kepolisian, khususnya Akpol.
Saat seseorang berada dalam kondisi tertekan, bagian otak yang disebut amigdala dapat mengambil alih kendali.
Viona merupakan atlet dari Jawa Timur yang berani mengungkap dugaan kasus kekerasan seksual di lingkungan olahraga.
Menpora menyatakan dukungannya terhadap langkah FPTI yang mendampingi serta memfasilitasi lima atletnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved