Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA ini, wortel dikenal luas karena berbagai manfaat untuk kesehatan, khususnya mata. Faktanya, selain baik untuk mata, ada beragam kandungan gizi lainnya dalam wortel seperti vitamin B karoten, senyawa antioksidan, mineral, serat, kalium, vitamin K, folat, magnesium, serta vitamin E yang dapat menyehatkan kulit.
Jadi, spa saja kira-kira manfaat wortel untuk kulit?
Wortel mengandung banyak antioksidan yang membantu untuk memperbaiki skin barrier pada kulit.
Baca juga : Wortel dan Blueberry Solusi Jaga Kesehatan Mata
Skin barrier menjadi pelindung bagi kulit dari berbagai masalah, seperti kulit kering, gatal, dan iritasi.
Dengan mengonsumsi wortel secara rutin, kondisi skin barrier kulit dapat membaik, kelembapan kulit semakin terjaga, hingga kondisi kulit yang akan terlihat semakin glowing.
Kandungan beta karoten dan vitamin A dalam wortel diketahui mampu mengontrol produksi sebum dan mengurangi timbulnya jerawat.
Baca juga : Waspada, Kurang Bersih Hapus Riasan Mata Bisa Sebabkan Bintitan
Untuk hasil yang lebih efektif, disarankan juga untuk minum jus wortel sembari mengoleskannya pada kulit. Langkah ini direkomendasikan untuk dilakukan secara konsisten, agar jerawat semakin berkurang dan kulit akan tampak lebih glowing dalam beberapa bulan.
Adanya kandungan vitamin A dan C dalam wortel juga bersifat sebagai antioksidan yang dapat membantu menghambat proses penuaan.
Antioksidan yang ada dalam wortel ternyata efektif melawan radikal bebas yang merusak sel-sel dalam tubuh.
Baca juga : 5 Cara Menghambat Penuaan Dini
Mengonsumsinya langsung atau menggunakan wortel sebagai masker membantu mencegah kerutan pada wajah, serta menanggulangi warna kulit wajah yang tidak merata sehingga kulit menjadi semakin glowing.
Dengan segenap kandungan baik yang dimilikinya untuk kulit, tidak heran jika wortel tidak hanya diolah sebagai bahan masakan, namun juga menjadi masker wajah alami hingga berbagai produk kecantikan lainnya.
Dokter spesialis kulit dan kelamin Eddy Karta mengatakan, "Pada umumnya, skincare berbahan dasar dari tumbuhan atau vegan lebih ringan di kulit sehingga tidak akan menyumbat pori-pori dan sebabkan komedo/jerawat. Untuk penanganan masalah jerawat yang lebih efektif, disarankan untuk menggunakan skincare dengan kandungan dasar vegan/tumbuhan, mineral, dan bahan sintesis lab yang bukan turunan dari hewan." (RO/Z-1)
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kelembapan kulit bayi dan memilih material popok yang tepat untuk cegah iritasi.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kesehatan kulit anak di tengah cuaca panas, mulai dari pelembap hingga nutrisi.
Dokter spesialis kulit dr. Arini Astasari Widodo menyarankan perawatan kulit dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan makeup menempel sempurna.
Ketua Perdoski dr. Hanny Nilasari memperingatkan bahwa virus HPV tidak hanya menular lewat hubungan seksual, tapi juga kontak kulit dan objek tertentu.
Ahli estetika dr. Dewita Kamaruddin memperingatkan munculnya tanda penuaan di usia 20-an akibat gaya hidup buruk. Simak tips perawatannya di sini.
Jelita, kamu punya tas, dompet, atau asesoris fesyen lainnya berbahan kulit yang keren tapi masih diragukan kehalalan material dan prosesnya?
Dokter spesialis mata dr. Florence Meilani Manurung menjelaskan katarak juvenil pada usia muda, faktor pemicu, hingga target operasi katarak nasional.
Dokter spesialis mata dr. Amir Shidik memperingatkan bahaya penggunaan obat tetes mata steroid tanpa resep yang dapat memicu katarak dan glaukoma.
Dokter spesialis mata dr. Amir Shidik menyarankan penggunaan kacamata pelindung UV untuk mencegah katarak. Simak tips memilih kacamata yang tepat di sini.
Dokter spesialis mata dr. Amir Shidik menjelaskan mengapa katarak sering tidak disadari dan apa saja gejala awal yang perlu diwaspadai.
Dokter spesialis mata dr. Amir Shidik menegaskan operasi adalah satu-satunya jalan sembuhkan katarak. Simak fakta, mitos, dan faktor risikonya di sini.
Kenali penyebab buta warna atau discromatopsia, faktor keturunan melalui kromosom X, serta metode deteksi menggunakan Buku Ishihara menurut pakar IPB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved