Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis gizi klinik Luciana B Sutanto menganjurkan untuk menerapkan pola makan sehat dengan gizi lengkap guna menjaga ketahanan tubuh dalam menghadapi musim hujan.
"Di musim hujan, suhu udara juga menjadi dingin, kita sedikit-sedikit akan terkena hujan. Kita harus menjaga stamina untuk mencegah sakit," kata Luciana, dikutip Sabtu (2/3).
Luciana, yang meraih gelar doktoral untuk bidang gizi dari Universitas Indonesia, menganjurkan pola makan terjadwal yang terdiri dari tiga kali makanan utama dan dua sampai tiga kali makanan selingan dalam sehari.
Baca juga : Ini Pentingnya Diet Sehat dan Seimbang Menurut Ahli Gizi Bersertifikasi
Makanan dengan gizi lengkap dan bervariasi terdiri dari makanan pokok yang menjadi sumber karbohidrat, lauk pauk yang kaya akan kandungan protein, ditambah dengan sayur dan buah-buahan.
"Jika kita makan lengkap dan bervariasi, maka semua zat gizi yang kita perlukan dapat tercukupi," ujar Luciana.
Sebagai pelengkap dari makanan bergizi, Luciana menyarankan mengonsumsi vitamin dosis rendah agar kebutuhan nutrisi harian semakin terpenuhi.
Baca juga : Tips Diet Sehat, Atur Porsi Makan dan Asupan Kalori
"Vitamin dosis tinggi hanya diberikan oleh dokter jika ada kekurangan, yang dibuktikan dengan pemeriksaan laboratorium," tutur Luciana.
Intensitas hujan yang tinggi sering kali diikuti oleh terjadinya banjir di beberapa wilayah. Saat terjadi banjir, Luciana mengingatkan untuk menghindari air banjir karena sudah terkontaminasi oleh kotoran dan kuman.
Selain itu, dianjurkan untuk mencuci tangan dengan air bersih dan sabun saat terkena air banjir serta menghindari genangan air kotor yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
"Juga lakukan pemberantas jentik nyamuk dengan mengeringkan tempat yang tergenang air, termasuk air banjir," kata Luciana.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyatakan hujan mengalami perpanjangan di Pulau Jawa dan belum ada tanda-tanda berakhir meski sekarang sudah memasuki bulan Maret. (Ant/Z-1)
Presiden INA Dr. dr. Luciana B. Sutanto menekankan pentingnya protein dan zat besi untuk kecerdasan anak serta pencegahan stunting dan anemia.
Hasil studi IHDC ini semakin memperkuat pentingnya peran berbagai pihak dalam memastikan pemenuhan gizi anak sejak dini.
Pakar IPB University ingatkan bahaya konsumsi Ultra Processed Food (UPF) berlebih pada anak, mulai dari obesitas hingga risiko penyakit jantung dan stroke.
Dokter spesialis anak ingatkan bahaya konsumsi mie instan dan susu kental manis berlebih bagi anak di pengungsian banjir Sumatra. Simak saran gizinya.
Dietisien RS Pelni menekankan pentingnya protein, sayur, dan buah bagi tumbuh kembang anak serta risiko jangka panjang akibat kurang gizi.
Dr. dr. Tan Shot Yen mengingatkan calon jemaah haji untuk menjaga kesehatan, mengontrol penyakit kronis, dan mengatur pola makan sebelum berangkat ke Arab Saudi.
IU kembali mencuri perhatian usai mengungkap pola makan ringannya di YouTube. Penyanyi dan aktris itu mengaku hanya makan apel dan blueberry.
Tinggi badan anak dipengaruhi banyak faktor selain genetik, seperti gizi, tidur cukup, dan olahraga. Pelajari cara mendukung pertumbuhannya dengan tepat!
Calon haji disarankan menyiapkan fisik satu bulan sebelum berangkat. Simak tips latihan stamina dan pola makan sehat dari pakar kesehatan.
Ahli gizi Dr. Rita Ramayulis menyarankan calon jamaah haji menjaga pola makan dan hidrasi sejak sebulan sebelum berangkat demi stamina optimal.
Lansia yang paling disiplin menjalankan diet MIND mengalami perubahan otak yang setara dengan penundaan penuaan selama 2,5 tahun dibandingkan mereka yang tidak.
Studi terbaru ungkap diet MIND bisa memperlambat penuaan otak hingga 2,5 tahun. Tapi benarkah efeknya sebesar itu? Simak faktanya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved