Calon Jamaah Haji Diingatkan Jaga Pola Makan dan Hidrasi Sejak Sebulan Sebelum Berangkat

Basuki Eka Purnama
07/4/2026 20:15
Calon Jamaah Haji Diingatkan Jaga Pola Makan dan Hidrasi Sejak Sebulan Sebelum Berangkat
Jamaah calon haji mendengarkan pemaparan dalam bimbingan manasik haji di Gedung Islamic Center (IC) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026).(ANTARA/Adeng Bustomi)

PERSIAPAN fisik menjadi kunci utama bagi calon jamaah haji sebelum bertolak ke Tanah Suci. Ahli Gizi sekaligus Dosen Kesehatan Masyarakat Universitas Faletehan Serang, Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, menekankan pentingnya menjaga pola makan dan asupan cairan secara teratur minimal satu bulan sebelum keberangkatan.

Langkah ini dinilai krusial untuk meningkatkan stamina, mengingat rangkaian ibadah haji sangat mengandalkan kekuatan fisik. Menurut Rita, pola makan yang dianjurkan harus mengacu pada prinsip gizi seimbang, dengan fokus pada protein rendah lemak, buah-buahan, dan kecukupan cairan.

Pentingnya Protein dan Buah untuk Otot serta Imunitas

Rita menjelaskan bahwa asupan protein rendah lemak berperan vital dalam membentuk dan memperkuat otot. Hal ini sangat dibutuhkan karena jamaah akan melakukan banyak aktivitas fisik selama prosesi ibadah.

Selain protein, konsumsi buah juga harus ditingkatkan hingga lima porsi per hari. "Buah membantu menjaga metabolisme dan daya tahan tubuh. Konsumsinya bisa dilakukan saat waktu makan utama maupun sebagai selingan," ujar Rita.

Berikut adalah ringkasan rekomendasi asupan nutrisi bagi calon jamaah haji:

Kategori Nutrisi Rekomendasi Sumber Makanan
Protein Rendah Lemak Telur rebus, ikan (tidak digoreng), tahu, dan tempe dengan sedikit minyak.
Serat & Vitamin Buah-buahan (minimal 5 porsi per hari).
Cairan Air putih, susu, kuah sayur, air kelapa, dan infused water.
Hindari/Kurangi Makanan tinggi gula, lemak jenuh, santan, dan makanan olahan.

Strategi Hidrasi untuk Mencegah Dehidrasi

Menjaga kecukupan cairan menjadi pilar penting lainnya dalam mempertahankan stamina. Rita menyarankan jamaah untuk mengonsumsi minimal dua liter cairan per hari. Namun, ia memberikan catatan khusus mengenai cara meminumnya.

"Konsumsi cairan sebaiknya dilakukan secara bertahap, bukan dalam jumlah banyak sekaligus, agar tubuh dapat menyerapnya dengan baik," jelasnya. Pembagian waktu minum bisa dilakukan secara rutin pada pagi, siang, sore, dan malam hari.

Bagi jamaah yang tidak terbiasa minum air putih dalam jumlah banyak, Rita menyarankan penggunaan infused water sebagai alternatif agar asupan cairan tetap terpenuhi. Dengan membiasakan pola hidup sehat ini sejak di tanah air, jamaah diharapkan memiliki kondisi tubuh yang optimal saat menjalani seluruh rangkaian ibadah haji. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya