Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebuah studi terbaru mengungkap temuan menarik sekaligus memancing debat: pola makan tertentu diklaim mampu memperlambat penuaan otak lebih dari dua tahun. Diet tersebut adalah MIND diet, kombinasi dari diet Mediterania dan DASH, yang sejak lama dikaitkan dengan kesehatan jantung dan fungsi kognitif.
Namun di balik klaim menjanjikan ini, para peneliti sendiri mengingatkan: hubungan tersebut belum tentu sebab-akibat.
MIND diet menitikberatkan konsumsi makanan seperti beri, sayuran hijau, ikan, kacang-kacangan, minyak zaitun, serta biji-bijian utuh. Sebaliknya, makanan tinggi lemak jenuh, seperti gorengan, daging merah, dan makanan manis, dibatasi ketat.
Dalam studi terhadap lebih dari 1.600 orang selama sekitar 12 tahun, mereka yang paling konsisten menjalani pola makan ini menunjukkan penyusutan materi abu-abu otak yang lebih lambat. Bagian ini krusial karena berkaitan dengan memori, pengambilan keputusan, dan fungsi berpikir.
Setiap peningkatan kepatuhan terhadap diet ini dikaitkan dengan penurunan penyusutan otak hingga 20%, atau setara dengan “menunda” penuaan otak sekitar 2,5 tahun.
Selain materi abu-abu, bagian lain yang terdampak adalah ventrikel, ruang berisi cairan di otak yang cenderung membesar seiring penuaan dan menjadi indikator atrofi otak.
Peserta dengan pola makan terbaik menunjukkan perlambatan pembesaran ventrikel hingga 8%, yang setara dengan pengurangan usia otak sekitar satu tahun.
Meski demikian, para ahli menegaskan studi ini bersifat observasional. Artinya, tidak bisa memastikan apakah diet tersebut benar-benar menjadi penyebab utama.
Ada kemungkinan sebaliknya: orang dengan kondisi otak lebih sehat sejak awal justru lebih mampu menjaga pola makan yang baik.
Dari seluruh komponen diet, dua jenis makanan menonjol:
Sebaliknya, konsumsi makanan manis dan gorengan justru berkorelasi dengan percepatan penuaan otak, termasuk kerusakan pada hippocampus, pusat memori.
Namun, ada juga temuan yang tidak terduga. Misalnya, keju tampak memiliki efek protektif, sementara biji-bijian utuh justru dikaitkan dengan penurunan materi abu-abu lebih cepat. Peneliti menilai hasil ini perlu ditafsirkan hati-hati dan tidak bisa dijadikan kesimpulan langsung.
Alih-alih fokus pada satu atau dua jenis makanan, para peneliti menekankan bahwa yang paling penting adalah pola makan secara keseluruhan.
Dengan kata lain, tidak ada “makanan ajaib” yang bisa melindungi otak sendirian. Efek perlindungan kemungkinan berasal dari kombinasi berbagai makanan sehat yang dikonsumsi secara konsisten.
Jawaban singkatnya adalah mungkin iya, tapi jangan berharap keajaiban instan.
Diet ini sejalan dengan prinsip gizi sehat yang sudah lama direkomendasikan. Namun, menganggapnya sebagai “formula anti-penuaan otak” masih terlalu dini.
Yang lebih realistis: ini adalah salah satu strategi yang masuk akal untuk menjaga kesehatan otak, bukan jaminan.
Dan seperti biasa dalam sains: semakin menarik klaimnya, semakin penting untuk melihatnya dengan kritis. (CNN/Z-10)
Pernah merasa tahun-tahun berlalu begitu saja? Para ilmuwan mengungkap alasan biologis dan psikologis di balik fenomena waktu yang terasa "ngebut" saat usia bertambah.
5 kebiasaan sehari-hari seperti kurang tidur hingga pola makan buruk diam-diam merusak otak dan meningkatkan risiko demensia, menurut studi ilmiah terbaru.
Lansia yang paling disiplin menjalankan diet MIND mengalami perubahan otak yang setara dengan penundaan penuaan selama 2,5 tahun dibandingkan mereka yang tidak.
Di tengah gempuran produktivitas digital, banyak anak muda tak sadar bahwa kesehatan otak mereka terganggu atau "menciut" lebih cepat akibat kebiasaan remeh.
Studi terbaru menunjukkan otak pria menyusut lebih cepat, namun perempuan tetap lebih rentan Alzheimer. Faktor hormonal, genetik, dan usia diduga berperan.
IU kembali mencuri perhatian usai mengungkap pola makan ringannya di YouTube. Penyanyi dan aktris itu mengaku hanya makan apel dan blueberry.
Tinggi badan anak dipengaruhi banyak faktor selain genetik, seperti gizi, tidur cukup, dan olahraga. Pelajari cara mendukung pertumbuhannya dengan tepat!
Calon haji disarankan menyiapkan fisik satu bulan sebelum berangkat. Simak tips latihan stamina dan pola makan sehat dari pakar kesehatan.
Ahli gizi Dr. Rita Ramayulis menyarankan calon jamaah haji menjaga pola makan dan hidrasi sejak sebulan sebelum berangkat demi stamina optimal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved