Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSIAPAN fisik yang matang menjadi fondasi utama bagi calon jemaah haji sebelum menunaikan rukun Islam kelima. Dokter sekaligus ahli gizi masyarakat, Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum, menekankan bahwa menjaga kesehatan jauh sebelum keberangkatan adalah hal yang tidak bisa ditawar.
Menurut Tan, kunci utama bagi jemaah adalah memastikan tubuh dalam kondisi bugar dan stabil.
"Prinsipnya jamaah harus sehat dan jika punya penyakit kronik harus terkontrol," tegasnya, dikutip Rabu (8/4). Hal ini penting mengingat ibadah haji melibatkan aktivitas fisik dengan intensitas tinggi di bawah kondisi cuaca yang sangat berbeda dengan Indonesia.
Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tersebut mengingatkan para calon haji untuk mengikuti seluruh prosedur pemeriksaan kesehatan dengan serius. Pemeriksaan ini bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen untuk mengukur kemampuan fisik jemaah dalam menghadapi rangkaian ibadah yang berat di Arab Saudi.
Selain pemeriksaan medis, Tan menyoroti pentingnya pengaturan pola makan. Ia menyarankan agar jemaah tidak melakukan eksperimen nutrisi atau diet ekstrem menjelang keberangkatan.
| Aspek Kesehatan | Saran dr. Tan Shot Yen |
|---|---|
| Penyakit Kronis | Wajib dalam kondisi terkontrol sebelum keberangkatan. |
| Pola Makan | Makan seperti biasa, hindari diet ekstrem atau tren diet tertentu. |
| Pencernaan | Hindari makanan yang berisiko memicu gangguan pencernaan. |
| Istirahat | Manfaatkan jeda waktu ibadah untuk tidur dan memulihkan energi. |
| Suplemen | Konsultasikan dengan dokter; vitamin tidak selalu diperlukan jika gizi seimbang. |
Edukator gizi yang aktif di media sosial ini juga mengingatkan jemaah untuk bijak dalam mengelola waktu. Ibadah haji adalah maraton fisik, sehingga istirahat yang cukup menjadi komponen vital.
"Ibadah itu ada jedanya. Gunakan untuk tidur," pesannya.
Dengan menerapkan pola makan bergizi seimbang, menjaga hidrasi, dan memastikan waktu istirahat yang cukup, calon jemaah diharapkan dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci dengan lancar tanpa kendala kesehatan yang berarti. (Ant/Z-1)
Presiden INA Dr. dr. Luciana B. Sutanto menekankan pentingnya protein dan zat besi untuk kecerdasan anak serta pencegahan stunting dan anemia.
Hasil studi IHDC ini semakin memperkuat pentingnya peran berbagai pihak dalam memastikan pemenuhan gizi anak sejak dini.
Pakar IPB University ingatkan bahaya konsumsi Ultra Processed Food (UPF) berlebih pada anak, mulai dari obesitas hingga risiko penyakit jantung dan stroke.
Dokter spesialis anak ingatkan bahaya konsumsi mie instan dan susu kental manis berlebih bagi anak di pengungsian banjir Sumatra. Simak saran gizinya.
Dietisien RS Pelni menekankan pentingnya protein, sayur, dan buah bagi tumbuh kembang anak serta risiko jangka panjang akibat kurang gizi.
Jeni memang tercatat sebagai pemegang gelar Puteri Indonesia Riau 2024. Namun, posisi tersebut dinilai membawa tanggung jawab besar.
Studi Herbalife mengungkap 88 persen konsumen Indonesia rutin konsumsi suplemen, namun banyak yang belum memahami dosis aman dan risiko interaksi obat.
Kenali perbedaan bakteri, virus, jamur, dan protozoa serta cara efektif memutus rantai penyebaran kuman demi menjaga kesehatan tubuh.
Menjelang Hari Buruh, laporan Indonesia Health Insights Q2 2026 mengungkap telekonsultasi mampu tangani 95 persen kasus medis dan tekan biaya kesehatan hingga 15 persen.
Sering memangku laptop? Hati-hati, kebiasaan ini bisa memicu gangguan kulit, masalah kesuburan, hingga nyeri punggung. Simak penjelasan medis dan tips aman.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan kembali menorehkan prestasi membanggakan ditingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Kota Unggul dalam Inovasi ibu dan anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved