Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah mempersiapkan operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi.
Kepala Balai Besar TMC BRIN Budi Harsoyo mengungkapkan, saat ini pihaknya masih mempersiapkan logistik untuk operasi TMC tersebut.
"Saat ini masih menunggu kesiapan pesawat CN-295 yang masih belum selesai pemeliharaan. Pesawat CN-295 hari ini dan besok masih akan melakukan test flight, kemungkinan besar lusa baru bisa ferry ke Jambi, Senin Insya Allah bisa on. Pesawat Cassa posisi sudah standby ready 1 unit di Malang," kata Budi saat dihubungi Media Indonesia, Senin (1/5).
Baca juga : BMKG Deteksi 68 Titik Panas di Kalimantan Timur
Budi membeberkan, rencananya operasi itu dilakukan selama 12 hari. "Operaasi ini dilakukan dengan anggaran pelaksanaan dari PT Sinar Mas," imbuh dia.
Selanjutnya, operasi TMC akan dilakukan di Sumatra Selatan yang rencananya akan dimulai pada 14 Mei 2023. Adapun, operasi ini mendapatkan anggaran dari Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM). Selain di Sumatra Selatan, operasi TMC juga rencananya akan dilaksanakan di Riau mulai 9 Mei 2023.
Baca juga : Memasuki Fase El Nino Pemerintah Akan Lakukan Berbagai Upaya untuk Penanganan Karhutla
"Setelahnya jika masih dirasa perlu dilanjutkan bisa disambung dgn menggunakan anggaran dari KLHK dan RAPP," ucap dia.
"Untuk rencana TMC di provinsi lain, masih menunggu konfirmasi lebih lanjut, menunggu konfirmasi kesiapan pesawat dan konfirmasi lebih lanjut dari BRGM/stakeholder terkait," pungkas dia.
Sebagai informasi, berdasarkan data yang diakses dari laman Sipongi.menlhk.go.id, luas karhutla sepanjang 2023 seluas 12.666 hektare.
Adapun, provinsi yang paling banyak mengalami karhutla ialah Lampung 2.062 hektare, disusul Kalimantan Barat 1.856 hektare, Sulawesi Tenggara 1.362 hektare, Sulawesi Tengah 1.222 hektare dan Maluku 1.190 hektare. (Z-4)
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
Kebakaran hutan di Jepang, tepatnya di Otsuchi, Prefektur Iwate, menghanguskan 1.373 hektare lahan. 3.000 warga dievakuasi dan personel militer dikerahkan.
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mendorong penguatan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul adanya potensi fenomena El Nino pada pertengahan tahun 2026.
BMKG mengintensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Riau untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebelum puncak musim kemarau tiba.
Fenomena El Nino membuat musim kemarau 2026 datang lebih awal, lebih panjang, dan lebih kering.
Sinergi antara dunia usaha dan perguruan tinggi dinilai kian penting dalam menjawab tantangan pengelolaan hutan berkelanjutan di Indonesia.
BRIN meneliti netralisasi medan magnet kereta api usai kecelakaan Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur. Kajian mencakup dampak pada kendaraan dan sistem keselamatan rel.
Di tengah tantangan cuaca ekstrem dan meningkatnya salinitas lahan pesisir, budidaya padi biosalin terbukti menjadi solusi adaptif yang mampu menjaga produktivitas.
Pemkot Jaksel gandeng BRIN kaji pemanfaatan 5,3 ton ikan sapu-sapu hasil tangkapan di Setu Babakan untuk pakan ternak dan pupuk organik.
BRIN menghadirkan inovasi makanan siap saji tanpa api untuk jemaah haji. Teknologi ini memungkinkan pemanasan hanya dengan air dingin, praktis dan aman di Arafah hingga Mina.
Anggur laut merupakan komoditas bernilai ekonomi tinggi dengan permintaan pasar yang terus meningkat.
BRIN kini mengembangkan solusi yang tidak membutuhkan lahan sama sekali, yakni sebuah kapal yang mampu mengolah sampah langsung di atas air.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved