El Nino 2026 Lebih Berbahaya, Manggala Agni Diperkuat untuk Cegah Karhutla

Atalya Puspa    
20/4/2026 12:01
El Nino 2026 Lebih Berbahaya, Manggala Agni Diperkuat untuk Cegah Karhutla
ilustrasi(Antara)

Ancaman kebakaran hutan dan lahan tahun ini dinilai jauh lebih serius dari tahun-tahun sebelumnya. Fenomena El Nino membuat musim kemarau 2026 datang lebih awal, lebih panjang, dan lebih kering, mendorong Kementerian Kehutanan mengintensifkan berbagai langkah pencegahan sebelum puncak kemarau tiba.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kemenhut Thomas Nifinluri mengatakan peningkatan jumlah titik panas dan luas karhutla tahun ini sudah terlihat signifikan dibanding tahun sebelumnya. Sejumlah daerah rawan bahkan telah lebih dulu menetapkan status siaga dan tanggap darurat, mencakup wilayah di Aceh, Kalimantan Barat, Riau, dan Kepulauan Riau.

"Berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla harus terus diintensifkan dalam rangka mengantisipasi fenomena El Nino tahun 2026, di mana musim kemarau terjadi lebih awal, lebih panjang, dan lebih kering," ujar Thomas, Senin (20/4). 

Kemenhut menerapkan pendekatan komprehensif yang mencakup penguatan koordinasi dari tingkat nasional hingga tapak, patroli pencegahan, penyadartahuan masyarakat, serta kesiapsiagaan peralatan dan pendanaan di lapangan. 

Kerja sama lintas lembaga juga diperkuat, termasuk dengan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup dalam mendukung peningkatan kapasitas personel Manggala Agni sebagai brigade terdepan pengendalian karhutla.

Thomas menegaskan kecepatan respons di lapangan menjadi kunci. Manggala Agni dari lima region, yakni Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Jawa-Bali-Nusa Tenggara, serta Maluku dan Papua, terus dipersiapkan agar mampu bergerak cepat begitu titik api terdeteksi.

"Pelatihan tematik seperti ini sangat dibutuhkan untuk menunjang tugas Balai Dalkarhutla dalam pengendalian karhutla di wilayahnya masing-masing di seluruh Indonesia," tegasnya. (E-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya