Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BMKG mengintensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Riau untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebelum puncak musim kemarau tiba. Hingga 18 April 2026, tim di lapangan telah menyelesaikan tujuh sortie penerbangan selama 13 jam 19 menit dengan total bahan semai yang ditabur mencapai 5.600 kilogram, difokuskan pada kawasan gambut yang paling rentan terbakar.
Operasi yang berlangsung 14-22 April 2026 ini melibatkan BMKG, Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, BNPB, TNI AU, dan Pemerintah Provinsi Riau. Seluruh aktivitas teknis berpusat di Posko OMC Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan pentingnya langkah proaktif dalam mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui intervensi berbasis sains. Ia menyatakan, menyemai awan di masa peralihan musim jauh lebih efektif dibanding menunggu kemarau benar-benar tiba.
"Pelaksanaan OMC ini adalah momentum strategis. Berdasarkan data klimatologi, menyemai awan di masa transisi jauh lebih efektif. Kami berupaya menjaga kelembapan lahan di wilayah-wilayah rawan agar potensi titik panas dapat ditekan secara signifikan," ujar Faisal, Selasa (21/4).
Direktur Operasional Modifikasi Cuaca BMKG Budi Harsoyo menjelaskan pelaksanaan OMC pada masa peralihan musim merupakan langkah krusial. Pasalnya, OMC di masa perlaihan musim dapat memaksimalkan ketersediaan awan.
"Jika OMC baru dilakukan saat musim kemarau, keberadaan awan akan sulit ditemukan sehingga efektivitasnya menurun. Memanfaatkan masa peralihan untuk pembasahan lahan gambut adalah pendekatan yang sangat strategis untuk mengendalikan karhutla secara permanen," kata Budi.
Riau sendiri telah berstatus siaga darurat karhutla sejak 2 Februari hingga 30 November 2026 berdasarkan Keputusan Gubernur Riau Nomor KTPS 102/11/2026. Sebelum operasi Kemenhut ini, BNPB sudah lebih dahulu menjalankan tiga tahap OMC di provinsi itu sejak status siaga ditetapkan.
Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kemenhut Thomas Nifinluri mengatakan keterlibatan Kemenhut merupakan bentuk kontribusi nyata sebagai salah satu entitas pengendalian bencana.
"Kementerian Kehutanan turut berkontribusi nyata dalam OMC selama sembilan hari ke depan untuk meningkatkan kelembaban lahan melalui pembasahan serta pengisian embung dan cadangan air lainnya," ujar Thomas.
Dukungan penuh juga datang dari TNI AU melalui Lanud Roesmin Nurjadin. Kepala Dinas Operasi Lanud Roesmin Nurjadin Andrie Setiawan menegaskan sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan mitigasi bencana ini.
"Kami mendukung penuh pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca dalam rangka pengendalian karhutla di Riau. Sinergi antar instansi menjadi kunci keberhasilan dalam menekan risiko kebakaran hutan dan lahan," kata Andrie.
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
Kebakaran hutan di Jepang, tepatnya di Otsuchi, Prefektur Iwate, menghanguskan 1.373 hektare lahan. 3.000 warga dievakuasi dan personel militer dikerahkan.
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mendorong penguatan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul adanya potensi fenomena El Nino pada pertengahan tahun 2026.
Fenomena El Nino membuat musim kemarau 2026 datang lebih awal, lebih panjang, dan lebih kering.
Sinergi antara dunia usaha dan perguruan tinggi dinilai kian penting dalam menjawab tantangan pengelolaan hutan berkelanjutan di Indonesia.
Kemenhut dan BMKG perkuat sinergi hadapi El Nino 2026 melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dan integrasi data untuk tekan risiko karhutla di Indonesia.
BMKG mencatat 310 titik panas di Riau, didominasi Bengkalis. Sejumlah titik sudah jadi api dengan asap tebal, pemadaman darat dan water bombing terus dilakukan.
BMKG menjelaskan, teknik penyemaian awan dalam OMC tidak menciptakan awan baru, melainkan hanya memicu proses alami pada awan yang sudah jenuh.
Pramono mengatakan, pro dan kontra masyarakat, acap kali terlihat usai mengeluarkan kebijakan, salah satunya penanggulangan banjir yang dijalankan Pemprov DKI.
Penyemaian dilakukan pada area target di perairan utara Jawa Tengah dengan jarak 52–82 nautical mile dari Bandara Ahmad Yani Semarang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved