Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RISIKO terinfeksi human papillomavirus (HPV), penyebab kanker serviks dan penyakit-penyakit lain seperti kutil kelamin, bukan cuma menjadi risiko untuk perempuan, tetapi juga laki-laki.
Spesialis kandungan dan ginekologi Cindy Rani Wirasti menjelaskan HPV memiliki berbagai tipe, ada tipe berisiko tinggi yang menyebabkan kanker serviks, sementara tipe risiko rendah menyebabkan penyakit lain seperti kutil kelamin.
Selain kanker serviks, HPV dapat menyebabkan kanker anal, kanker vagina, kanker orofaring, kanker penis, dan kanker vulva.
Baca juga: Vaksin dan Skrining HPV Bisa Cegah Kanker Serviks pada Perempuan
Pada laki-laki, aktivitas-aktivitas tertentu dapat meningkatkan risiko terinfeksi HPV, mulai dari memiliki banyak partner seksual hingga tidak disunat.
"Ketika tidak disunat, ada kulit penis melipat dan bila kebersihan kurang terjaga bisa berisiko terinfeksi HPV," kata Cindy dalam kelas jurnalis pencegahan kanker serviks dari MSD Indonesia dan Kementerian Kesehatan, Jakarta, dikutip Minggu (6/11).
Memiliki banyak partner seks, punya sejarah terkena infeksi menular seksual seperti pernah terkena sifilis, juga punya riwayat merokok.
Adanya pergeseran budaya yang membuat hubungan seks anal antarlelaki kian meningkat juga bisa meningkatkan faktor risiko infeksi HPV terhadap kaum Adam.
Salah satu cara untuk mencegah dan menghadapi infeksi HPV adalah dengan mendapatkan vaksin HPV. Vaksin ini bisa diberikan untuk perempuan dan laki-laki.
Saat ini, pemerintah menargetkan anak perempuan usia kelas 5 SD dan 6 SD sebagai penerima vaksinasi HPV yang masuk ke dalam program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (SD).
Vaksinasi HPV diberikan pertama kali untuk anak usia kelas 5 SD dan dosis kedua diberikan setahun kemudian. (Ant/OL-1)
Dokter spesialis ingatkan pentingnya pap smear meski sudah vaksin HPV. Simak data kasus kanker serviks di Indonesia dan program skrining gratis Kemenkes.
Vaksin HPV bukan jaminan bebas kanker serviks. Dokter Darrell Fernando tegaskan pap smear rutin wajib dilakukan meski sudah vaksin. Simak alasannya.
Dokter spesialis tegaskan vaksin HPV tetap ampuh bagi wanita yang sudah menikah dan melahirkan. Simak alasan medis dan risiko penularan virus HPV di sini.
Dokter spesialis dr. Darrell Fernando menegaskan vaksin HPV tetap efektif bagi wanita yang sudah melahirkan untuk mencegah kanker serviks. Simak alasannya.
Vaksin HPV terbukti mampu mencegah hingga 90% kanker. Ketahui manfaat, keamanan, dan siapa saja yang wajib mendapatkannya.
PEMERINTAH mulai memperluas cakupan vaksinasi HPV dengan menyasar laki-laki pada tahun ini. Kebijakan tersebut diambil sebagai strategi baru untuk mencegah kanker serviks.
KONSUMSI alkohol secara berlebihan dalam jangka panjang diketahui meningkatkan risiko berbagai jenis kanker.
KANKER merupakan penyebab kematian ketiga terbesar di Indonesia.
Kepastian diagnosis adalah kunci keberhasilan terapi kanker. Mayapada Hospital hadirkan PET-CT dan SPECT-CT untuk hasil diagnosis yang akurat dan presisi.
Lonjakan kanker HPV pada pria mencapai 46% menurut CDC 2026. Kanker tenggorokan jadi ancaman utama, vaksin terbukti turunkan risiko hingga 50%.
Konser amal Greatest Love of All sukses digelar di TIM, mengumpulkan dana Rp60 juta untuk perluasan Rumah Singgah Lions bagi anak pejuang kanker.
Tiga bahan alami yang mudah ditemukan di Indonesia, yakni kunyit, daun sirsak, dan bekatul beras hitam, berhasil dikombinasikan oleh peneliti BRIN menjadi formula kandidat antikanker.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved