Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Tiga bahan alami yang mudah ditemukan di Indonesia, yakni kunyit, daun sirsak, dan bekatul beras hitam, berhasil dikombinasikan oleh peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjadi formula kandidat antikanker yang menjanjikan. Uji laboratorium menunjukkan kombinasi ketiganya mampu membunuh sel kanker payudara dan kanker kolon secara signifikan.
Peneliti Pusat Riset Bahan Baku Obat dan Obat Tradisional BRIN, Rizal Maarif Rukmana, mengatakan penelitian ini dilatarbelakangi tingginya kasus kanker global yang kini melampaui 32,6 juta kasus. Kondisi itu mendorong perlunya terapi alternatif berbasis bahan alam yang lebih aman, terjangkau, dan mudah diakses masyarakat.
"Ekstrak kunyit, daun sirsak, dan bekatul beras hitam mengandung golongan senyawa fenolik, flavonoid, terpenoid, alkaloid, dan steroid yang berperan dalam aktivitas antikanker," ujar Rizal, Kamis (16/4).
Formula terbaik untuk menghambat kanker payudara diperoleh dari kombinasi daun sirsak 86,4 persen, kunyit 11,1 persen, dan bekatul beras hitam 2,5 persen, dengan nilai IC50 sebesar 24,91 µg/mL terhadap sel kanker payudara T47D.
Sementara untuk kanker kolon, komposisi yang paling efektif justru berbalik, yakni didominasi kunyit sebesar 95,9 persen, daun sirsak 2,6 persen, dan bekatul beras hitam 1,5 persen, dengan nilai IC50 sebesar 32,18 µg/mL terhadap sel kanker kolon WiDr.
"Kombinasi bahan alam dapat memberikan aktivitas antikanker yang optimal melalui efek sinergis antar senyawa bioaktif," kata Rizal.
Pengujian dilakukan secara in vitro menggunakan metode MTT assay, tidak hanya terhadap sel kanker tetapi juga sel normal Vero untuk memastikan keamanan formula. Ekstraksi bahan dilakukan melalui metode maserasi selama tiga kali 24 jam, sementara komposisi optimal ditentukan menggunakan metode simplex lattice design.
Rizal menegaskan hasil ini baru merupakan langkah awal. Uji lanjutan melalui percobaan pada hewan hidup dan uji klinis pada manusia masih diperlukan sebelum formula ini bisa dikembangkan menjadi produk obat herbal terstandar. (E-3)
Kenali gejala kanker kolorektal seperti BAB berdarah dan perubahan kebiasaan usus. Simak penyebab, faktor risiko, serta langkah penanganan medis yang tepat.
Ilmuwan mengembangkan robot DNA super kecil yang mampu mendeteksi dan memburu sel kanker langsung di dalam tubuh. Terobosan besar dunia medis.
Ketika diuji di laboratorium pada sel kanker payudara, senyawa ini banyak masuk dan terakumulasi di sel kanker payudara yang memiliki reseptor estrogen positif.
Peneliti MIT dan Stanford kembangkan molekul AbLecs untuk menghancurkan sel kanker dengan menargetkan molekul gula (glikan) yang selama ini menghambat sistem imun.
"Pendekatan ini tidak hanya menyerang sel kanker, tetapi juga mengaktifkan mekanisme alami tubuh,”
Berbagai makanan kaya serat dan antioksidan dapat membantu menurunkan risiko kanker, bila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat.
Beberapa jenis makanan diketahui memiliki kandungan yang dapat membantu menurunkan risiko terjadinya kanker.
Brokoli, kembang kol, dan kubis mengandung sulforaphane, zat yang mampu memperkecil ukuran tumor hingga 50%.
Temukan 15 makanan sehat yang bisa mencegah kanker secara alami. Dari sayuran hijau, buah kaya antioksidan, hingga rempah herbal, semua bisa membantu menjaga tubuh tetap sehat.
Kanker ini berkembang dari sel abnormal pada lapisan usus besar atau rektum sehingga asupan gizi memainkan peran yang cukup besar untuk menurunkan risikonya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved