Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
VINA Muliana ialah salah satu contoh sukses pemanfaatan platform media sosial TikTok dalam membagikan konten-konten edukasi. Ia diakui oleh banyak orang sebagai sosok content creator yang menginspirasi khususnya dalam bidang pengembangan diri dan karier.
Wanita yang dikenal dengan panggilan Mbak Vina atau Mrs Vina ini memang aktif membagikan konten tentang tips berkarier. Misalnya, ia memberi tips tentang menulis curriculum vitae (CV) atau daftar riwayat hidup yang tepat dan berbagai tips untuk menghadapi wawancara kerja.
Vina membuat konten-konten edukatif seputar karier tersebut berdasarkan pengalaman dirinya bekerja sebagai HR Senior Associate di salah satu badan usaha milik negara (BUMN). Kisah Vina aktif membagikan konten edukasi seputar karier bermula dari pandemi covid-19. Pada 2021, ia menyaksikan banyak orang yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) karena dampak negatif pandemi. Selain itu, ada banyak lulusan baru yang kesulitan mendapatkan pekerjaan karena kondisi ekonomi melemah.
Baca juga: John Legend Detoks Media Sosial
"Saat pandemi 2021 saya mengunduh aplikasi TikTok. Ternyata video pertama yang saya lihat itu ialah seseorang sedang menangis karena baru dipecat dari pekerjaan. Kemudian ada banyak video lain yang memperlihatkan susahnya mendapatkan pekerjaan terutama saat pandemi," kata pemilik akun @vmuliana ini.
Wanita yang pernah menjadi pemenang Abang None Jakarta pada 2014 itu mengakui bahwa melamar pekerjaan bukan sesuatu yang mudah, apalagi di kondisi pandemi. Ia juga memiliki pengalaman sulit untuk mendapat pekerjaan saat baru lulus kuliah. Oleh karena itu, ia merasa terpanggil untuk membantu orang-orang yang habis terkena PHK untuk bangkit kembali guna mendapatkan pekerjaan.
Baca juga: Jungkook BTS Raih Penghargaan di TikTok Awards Thailand 2023
"Saya mulai mengunggah konten di akun pribadi saya @vmuliana setelah mendengar kisah dari banyak orang yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi covid-19. Dengan pengalaman pribadi, saya berharap bisa memberdayakan orang-orang yang terkena dampak dan para pencari kerja pemula untuk bangkit dan menemukan pekerjaan baru. Tidak jarang, ada sejumlah orang yang berbagi pengalamannya bahwa mereka lulus wawancara pekerjaan berkat tips yang saya unggah di akun TikTok saya," lanjut Vina.
Tak disangka, konten edukasi karier yang Vina buat ditonton banyak orang dari seluruh Indonesia. Banyak yang memberikan testimoni bahwa konten Vina mudah dipahami dan dipraktikkan. Ada banyak pula testimoni orang-orang yang berhasil lolos seleksi kerja setelah mempraktikkan tips yang diberikan olehnya. "Di bulan pertama saya di-follow oleh sebanyak 100 ribu orang. Kemudian dalam waktu empat bulan naik menjadi satu juta orang," tuturnya.
Sejak saat itu ia mendedikasikan diri untuk membagikan lebih banyak pengalaman seputar pengembangan diri dan karier melalui platform media sosial, khususnya TikTok. Tak jarang dirinya bersedia mengoreksi CV pengikut di TikTok yang telah ditolak perusahaan. Hal positif tersebut ia jalani sambil tetap bekerja penuh waktu di salah satu BUMN. "Saat ini sudah banyak content creator yang memberikan tips tentang karier di TikTok, tetapi tidak ada yang spesifik membahas tentang karier di BUMN," ujarnya.
Dedikasi Vina diapresiasi bukan hanya oleh 7 juta pengikut di TikTok, tetapi juga beberapa entitas memberikan penghargaan kepadanya. Beberapa penghargaan yang berhasil diperoleh seperti pemenang kategori Best of Learning and Education di TikTok Awards Indonesia 2021 dan masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 Tahun 2022. Vina menjelaskan bahwa keberhasilan memenangkan Best of Learning and Education di TikTok Awards Indonesia 2021 merupakan salah satu momen penting dalam hidupnya. Penghargaan itu menjadi pengingat bagi dirinya untuk lebih aktif memberikan manfaat ke lebih banyak orang.
Ia juga mengajak kepada para content creator lain untuk turut aktif memberikan manfaat ke lebih banyak orang. Ia berharap platform TikTok di Indonesia bisa dipenuhi para content creator yang mampu menyajikan konten positif, inspiratif, dan bermanfaat. "Saya sangat bahagia karena konten saya bisa diterima dengan baik oleh banyak orang di Indonesia. Saya bahagia karena konten tersebut bermanfaat untuk mereka," pungkasnya. (RO/Z-2)
Platform digital TikTok resmi meluncurkan layanan TikTok GO by Tokopedia di Indonesia sebagai upaya menghubungkan inspirasi dari konten digital dengan pengalaman langsung di dunia nyata.
Aplikasi ini dikembangkan oleh ByteDance dan sangat populer di seluruh dunia, terutama di kalangan remaja hingga dewasa.
Setiap hari, jutaan video pendek muncul di TikTok dan dikonsumsi dalam hitungan detik oleh Generasi Z.
Menkomdigi Meutya Hafid menyatakan hingga 10 April 2026, platform TikTok telah menonaktifkan sekitar 780 ribu akun milik pengguna berusia di bawah 16 tahun di Indonesia.
TikTok resmi menonaktifkan 780.000 akun anak di bawah 16 tahun demi mematuhi PP Tunas. Menkomdigi Meutya Hafid mengapresiasi langkah ini dan memberi peringatan bagi platform lain
TikTok resmi batasi usia pengguna minimal 16 tahun di Indonesia. Akun di bawah umur akan dinonaktifkan massal sesuai PP Tunas. Simak aturan dan cara bandingnya.
Studi terbaru Pew Research Center mengungkap alasan di balik penggunaan media sosial oleh remaja. Dari hiburan di TikTok hingga koneksi di Snapchat, simak dampaknya.
Pemerintah Norwegia akan ajukan RUU larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun demi lindungi kesehatan mental dan membatasi pengaruh algoritma pada anak.
Informasi tidak lagi hanya diproduksi oleh jurnalis, tetapi juga oleh influencer yang mengemas isu publik menjadi konten singkat, cepat, dan menarik perhatian.
Penulis Nadhifa Allya Tsana (Rintik Sedu) menilai media sosial kini menjadi platform efektif untuk mendekatkan budaya literasi kepada generasi muda.
KPAI mengapresiasi langkah Meta yang telah menunjukkan kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).
Presiden Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya menjadi korban deepfake AI yang membuatnya mahir pidato bahasa arab hingga bernyanyi merdu. Simak peringatannya soal bahaya hoaks!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved