Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIAP hari, jutaan video pendek muncul di TikTok dan dikonsumsi dalam hitungan detik oleh Generasi Z. Platform ini tidak lagi sekadar menjadi ruang hiburan, tetapi telah berkembang menjadi sistem ekonomi berbasis perhatian. Dalam perspektif ekonomi politik media, perubahan ini menunjukkan bahwa perhatian pengguna telah menjadi sumber daya utama yang dimanfaatkan platform untuk menghasilkan keuntungan.
Algoritma TikTok bekerja dengan mengumpulkan data perilaku pengguna, seperti durasi menonton, interaksi, komentar, dan pola konsumsi konten. Data tersebut kemudian digunakan untuk menyusun rekomendasi yang dirancang agar pengguna bertahan lebih lama di dalam platform. Semakin lama waktu yang dihabiskan pengguna, semakin besar pula nilai ekonomi yang dapat dihasilkan melalui iklan dan kerja sama komersial. Mekanisme ini menunjukkan adanya proses komodifikasi perhatian, yaitu ketika aktivitas pengguna diubah menjadi komoditas ekonomi.
Komodifikasi perhatian juga memengaruhi cara generasi muda memproduksi konten. Kreator terdorong untuk mengikuti logika algoritma yang mengutamakan engagement tinggi. Konten yang singkat, mengikuti tren, dan mudah viral cenderung lebih berpeluang memperoleh visibilitas dibandingkan konten yang memiliki kedalaman informasi. Akibatnya, orientasi produksi konten bergeser dari kualitas menuju potensi viralitas, karena perhatian telah menjadi nilai ekonomi utama di dalam platform.
Ketergantungan kreator terhadap algoritma juga menunjukkan adanya ketimpangan relasi kekuasaan antara platform dan kreator. Dalam kerangka ekonomi politik media, platform memiliki kontrol besar terhadap distribusi konten, sementara kreator hanya berperan sebagai produsen tanpa memiliki kendali penuh atas jangkauan maupun kepastian pendapatan. Kondisi ini memperlihatkan bahwa struktur ekonomi platform turut membentuk praktik komunikasi digital.
Selain itu, algoritma cenderung memprioritaskan konten yang mampu mempertahankan perhatian pengguna, bukan konten yang memiliki nilai edukatif tinggi. Akibatnya, konten hiburan ringan lebih dominan dibandingkan konten informatif yang membutuhkan penjelasan lebih mendalam. Hal ini menunjukkan bahwa distribusi informasi publik juga dipengaruhi oleh logika ekonomi platform.
Fenomena ini menegaskan bahwa platform digital bukan sekadar ruang komunikasi, melainkan juga struktur ekonomi yang mengendalikan distribusi perhatian. Dalam perspektif ekonomi politik media, perhatian pengguna telah menjadi komoditas utama yang menentukan pola produksi konten, relasi kekuasaan, dan kualitas informasi di era media berbasis algoritma.
Platform digital TikTok resmi meluncurkan layanan TikTok GO by Tokopedia di Indonesia sebagai upaya menghubungkan inspirasi dari konten digital dengan pengalaman langsung di dunia nyata.
Aplikasi ini dikembangkan oleh ByteDance dan sangat populer di seluruh dunia, terutama di kalangan remaja hingga dewasa.
Menkomdigi Meutya Hafid menyatakan hingga 10 April 2026, platform TikTok telah menonaktifkan sekitar 780 ribu akun milik pengguna berusia di bawah 16 tahun di Indonesia.
TikTok resmi menonaktifkan 780.000 akun anak di bawah 16 tahun demi mematuhi PP Tunas. Menkomdigi Meutya Hafid mengapresiasi langkah ini dan memberi peringatan bagi platform lain
TikTok resmi batasi usia pengguna minimal 16 tahun di Indonesia. Akun di bawah umur akan dinonaktifkan massal sesuai PP Tunas. Simak aturan dan cara bandingnya.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dorong peningkatan literasi nasional manfaatkan tingginya minat baca Gen Z berdasarkan riset Jakpat 2025.
Edukator keuangan ungkap tren menarik: Suami Gen Z kini jadi inisiator perencanaan keuangan keluarga demi hindari kesalahan finansial masa lalu. Cek faktanya!
Ketua Umum PB PII, Abdul Kohar Ruslan, menegaskan bahwa tantangan organisasi pelajar saat ini semakin dinamis, terutama dengan dominasi Generasi Z yang sangat lekat dengan dunia digital.
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei terbaru yang menunjukkan mayoritas masyarakat menolak wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dipilih oleh DPRD.
KENAIKAN harga rumah yang terus tinggi menjadi salah satu faktor harga rumah semakin sulit terjangkau, termasuk oleh gen Z. Di sisi lain, pertumbuhan pendapatan sangat minim.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved