Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Konflik Timur Tengah dinilai dapat menjadi momentum bagi Indonesia untuk mempercepat transisi energi berbasis listrik. Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori, menilai pemerintah perlu memperluas insentif elektrifikasi guna mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar fosil.
Menurut Defiyan, konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel jelas mengganggu jalur distribusi energi global, khususnya di Selat Hormuz yang merupakan salah satu rute utama pengiriman minyak dunia. Gangguan di jalur tersebut dinilai dapat berdampak langsung terhadap pasokan energi Indonesia.
“Ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak dan gas membuat kita rentan terhadap gangguan pasokan global, terutama jika konflik di kawasan Teluk semakin meluas,” ujarnya.
Selain risiko pasokan, konflik juga berpotensi mendorong lonjakan harga minyak dunia yang pada akhirnya membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), terutama melalui subsidi energi.
Data menunjukkan tren kenaikan subsidi energi dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2020, subsidi tercatat Rp95,7 triliun, meningkat menjadi Rp131,5 triliun pada 2021, lalu Rp157,6 triliun pada 2022, dan Rp159,6 triliun pada 2023.
Pada 2024, alokasi subsidi energi mencapai Rp203,4 triliun, dengan Rp114 triliun di antaranya untuk subsidi BBM dan LPG 3 kilogram. Angka tersebut kembali meningkat pada 2025 menjadi Rp394,3 triliun, termasuk Rp204,3 triliun untuk subsidi BBM dan LPG.
Sementara dalam RAPBN 2026, pemerintah mengalokasikan subsidi energi sebesar Rp210,06 triliun, dengan Rp105,4 triliun dialokasikan untuk BBM dan LPG.
Melihat tren tersebut, Defiyan menilai pemerintah perlu mengevaluasi besarnya subsidi energi berbasis fosil. Ia mendorong agar sebagian anggaran dialihkan untuk memperkuat program elektrifikasi, seperti kompor listrik dan kendaraan listrik.
Langkah ini dinilai tidak hanya mengurangi ketergantungan impor, tetapi juga memperkuat ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian global.
Komitmen Pemerintah dan Arah Kebijakan
Sebelumnya, Prabowo Subianto telah menyampaikan komitmen untuk mempercepat transisi menuju energi baru dan terbarukan melalui program elektrifikasi nasional.
Program tersebut mencakup pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt, peningkatan rasio elektrifikasi di wilayah terpencil, serta pengembangan ekosistem kendaraan listrik.
Namun, Defiyan menekankan bahwa kebijakan elektrifikasi perlu diiringi reformasi subsidi agar tidak sekadar menjadi respons jangka pendek terhadap dinamika geopolitik. Ia juga menyarankan pemerintah memperluas insentif elektrifikasi, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah, agar transisi energi dapat berjalan lebih cepat dan merata.
Selain itu, proyek percontohan di berbagai daerah serta edukasi publik dinilai penting untuk meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap penggunaan energi listrik sebagai alternatif utama.
“Elektrifikasi harus didorong secara sistematis, tidak hanya sebagai respons krisis, tetapi sebagai strategi jangka panjang untuk ketahanan energi nasional,” pungkasnya. (Ant/E-3)
Donald Trump menyatakan King Charles III sejalan dalam mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Pernyataan disampaikan saat jamuan kenegaraan di AS.
Ketahanan Perbankan RI Tetap Kuat Hadapi Risiko Dampak Perang Timur Tengah
KEMENTERIAN Luar Negeri Iran pada Selasa (21/4) mengecam keras penyitaan kapal kargo berbendera Iran oleh pasukan Amerika Serikat (AS),
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump, menyatakan bahwa upaya untuk mengambil kembali persediaan uranium Iran yang telah diperkaya akan menjadi proses yang tidak mudah.
Donald Trump menegaskan bahwa pemerintahannya tidak akan mencabut blokade terhadap pelabuhan Iran sampai tercapai kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik Timur Tengah.
Militer Israel konfirmasi keaslian foto tentaranya hancurkan patung Yesus di Libanon selatan. Insiden ini memicu kecaman keras dari berbagai pihak.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Donald Trump mengklaim fasilitas minyak Iran akan meledak dalam tiga hari karena blokade laut AS. Namun, para pakar membantah teori tersebut.
Upaya damai Iran-AS di ambang kegagalan setelah Trump membatalkan utusan ke Pakistan. Menlu Iran Abbas Araghchi kini menuju Rusia untuk bertemu Putin.
Harga bensin di AS tetap lebih rendah dibanding Eropa meski ada perang Iran. Simak faktor pajak dan produksi minyak yang mempengaruhinya.
Presiden Donald Trump menolak perpanjangan gencatan senjata dengan Iran. Ketegangan di Selat Hormuz memicu krisis energi global dan ancaman perang terbuka.
Saat ini, pemerintah menjalankan kebijakan yang berfokus pada pengendalian mobilitas guna menekan permintaan bahan bakar minyak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved