Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, meminta pemerintah untuk memperketat pengawasan terhadap aspek keselamatan, kepastian layanan, hingga perlindungan penumpang. Hal itu disampaikan di tengah gangguan penerbangan global menyusul eskalasi ketegangan akibat serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang berdampak pada penutupan ruang udara di berbagai kawasan.
Evita menilai penutupan ruang udara internasional telah memicu gelombang pembatalan dan pengalihan rute penerbangan. Kondisi ini tidak hanya menyebabkan penumpukan penumpang di berbagai bandara dunia, tetapi juga mengancam stabilitas konektivitas udara menuju dan dari Indonesia.
Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/3), Evita menegaskan bahwa pendekatan utama dalam menghadapi krisis ini adalah transparansi dan koordinasi yang solid. Ia mengingatkan bahwa aspek keamanan (safety) adalah harga mati dalam industri penerbangan.
"Saya memandang bahwa dalam situasi seperti ini pendekatan yang harus kita kedepankan adalah keselamatan, koordinasi yang solid, perlindungan penumpang, serta komunikasi publik yang transparan dan menenangkan," ujar Evita.
Menurutnya, setiap keputusan untuk mengalihkan rute atau membatalkan penerbangan harus didasarkan pada standar keselamatan internasional yang ketat. "Tidak boleh ada kompromi terhadap aspek safety. Di sisi lain, perlindungan terhadap penumpang harus dilaksanakan secara maksimal," tegasnya.
Selain faktor teknis keselamatan, DPR juga menyoroti tanggung jawab maskapai terhadap hak-hak penumpang yang terdampak. Evita mendesak pengelola bandara dan maskapai untuk memberikan solusi nyata bagi calon penumpang yang terjebak dalam ketidakpastian jadwal.
Beberapa poin penting yang ditekankan antara lain:
"Penumpang berhak mendapatkan kepastian, bukan kebingungan," tambah politisi tersebut.
Guna merespons cepat dinamika di lapangan, DPR mendorong pemerintah segera mengaktifkan mekanisme koordinasi terpadu lintas kementerian dan lembaga. Sinergi antara regulator penerbangan, operator bandara, dan instansi terkait sangat dibutuhkan untuk menghindari simpang siur informasi yang dapat memicu kepanikan publik.
Evita juga menyarankan penyediaan skema manajemen penumpukan penumpang di bandara, mulai dari pengaturan antrean yang rapi hingga dukungan medis dasar. Perhatian khusus harus diberikan kepada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas.
"Kita memahami bahwa kondisi ini merupakan dampak dinamika global yang berada di luar kendali maskapai maupun operator bandara. Namun justru dalam situasi seperti inilah kualitas tata kelola dan kepemimpinan krisis diuji," tuturnya.
Komisi VII DPR RI menyatakan akan terus mengawal dan menjalankan fungsi pengawasan secara konstruktif untuk menjaga stabilitas industri penerbangan, pariwisata, hingga sektor UMKM yang terdampak oleh gangguan mobilitas udara ini. (Ant/E-4)
MENTERI Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dijadwalkan tetap melanjutkan kunjungannya ke Pakistan pada Minggu (26/4).
PROSPEK tercapainya terobosan diplomatik dalam konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran kian memudar.
Pentagon mengumumkan pengunduran diri Sekretaris Angkatan Laut AS John Phelan secara mendadak. Langkah ini memperpanjang daftar "pembersihan" pejabat militer era Trump.
MENTERI Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, menyerukan agar Amerika Serikat dan Iran mempertimbangkan perpanjangan masa gencatan senjata yang dijadwalkan berakhir pada Rabu (22/4).
Paus Leo mengklarifikasi pidatonya tentang biaya perang yang dianggap menyindir Donald Trump. Simak penjelasannya saat melakukan kunjungan ke Afrika.
PRESIDEN Donald Trump menyatakan bahwa proses negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran masih terus berlangsung dan menunjukkan kemajuan positif.
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved