Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LAYANAN media sosial Instagram dilaporkan mengalami gangguan teknis atau down pada hari ini, Rabu, 11 Maret 2026. Ribuan pengguna dari berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia, mengeluhkan kendala saat mengakses aplikasi, mengirim pesan (DM), hingga memuat pembaruan pada feed mereka.
Berdasarkan data dari situs pemantau gangguan Downdetector, laporan mulai meroket sejak pukul 07.40 WIB. Skala gangguan ini cukup luas, mencakup pengguna di Amerika Serikat, Eropa, hingga sebagian besar wilayah Asia termasuk Indonesia.
Mayoritas pengguna melaporkan bahwa gangguan kali ini sangat spesifik memengaruhi fungsi komunikasi. Berikut adalah beberapa gejala utama yang dilaporkan:
Hingga saat ini, pihak Meta Platforms Inc. belum memberikan pernyataan resmi mengenai penyebab pasti kerusakan tersebut. Namun, berdasarkan pola gangguan yang terjadi, berikut adalah beberapa kemungkinan penyebabnya:
1. Kegagalan Server Global
Instagram mengandalkan ribuan server yang saling terhubung. Jika terjadi kegagalan pada sistem backend atau klaster data utama, sinkronisasi antar perangkat pengguna akan terhenti.
2. Bug Pasca Pembaruan (Update)
Sering kali, pembaruan aplikasi yang membawa fitur baru memiliki bug tersembunyi yang baru muncul saat diakses oleh jutaan pengguna secara bersamaan, menyebabkan sistem menjadi tidak stabil.
3. Pemeliharaan Sistem Tak Terjadwal
Ada kalanya tim teknis melakukan pemeliharaan darurat untuk menutup celah keamanan atau memperbaiki kerusakan kecil, yang justru berdampak pada aksesibilitas layanan secara luas.
Jika Anda mengalami gangguan, langkah pertama adalah memastikan bahwa masalah bukan berasal dari koneksi internet Anda. Cobalah untuk membuka aplikasi lain atau situs web berbeda. Jika aplikasi lain berjalan lancar, maka masalah murni berada di pihak Instagram.
Pengguna disarankan untuk tidak melakukan uninstall aplikasi secara terburu-buru, karena hal ini tidak akan menyelesaikan masalah yang bersumber dari server. Tetap pantau informasi terbaru melalui platform media sosial lain seperti X (dahulu Twitter) dengan tagar #InstagramDown.
Saat ini, tim teknis Meta dilaporkan sedang berupaya melakukan pemulihan. Sebagian pengguna di wilayah Jakarta dan sekitarnya sudah mulai melaporkan bahwa fitur DM kembali berfungsi normal secara perlahan. (Z-4)
Instagram merilis fitur terbaru di 2026 yang fokus pada integrasi AI canggih dan pengalaman AR. Simak daftar fitur unggulannya di sini.
Instagram secara resmi memperkenalkan kemampuan bagi pengguna untuk menyunting komentar yang telah dipublikasikan.
Pemerintah panggil Meta dan Google karena melanggar aturan perlindungan anak. Sanksi administratif hingga pemblokiran akses siap diberlakukan.
Juri California menyatakan Meta dan YouTube bersalah atas kecanduan media sosial pada seorang perempuan muda.
Juri Los Angeles memenangkan gugatan wanita muda atas kecanduan media sosial. Meta dan Google dianggap sengaja membangun platform yang merusak mental anak.
Instagram resmi hapus enkripsi end-to-end (E2EE) mulai 8 Mei 2026. Simak alasan Meta, dampak privasi, dan cara amankan data chat Anda sebelum dihapus.
Studi terbaru Pew Research Center mengungkap alasan di balik penggunaan media sosial oleh remaja. Dari hiburan di TikTok hingga koneksi di Snapchat, simak dampaknya.
Pemerintah Norwegia akan ajukan RUU larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun demi lindungi kesehatan mental dan membatasi pengaruh algoritma pada anak.
Informasi tidak lagi hanya diproduksi oleh jurnalis, tetapi juga oleh influencer yang mengemas isu publik menjadi konten singkat, cepat, dan menarik perhatian.
Penulis Nadhifa Allya Tsana (Rintik Sedu) menilai media sosial kini menjadi platform efektif untuk mendekatkan budaya literasi kepada generasi muda.
KPAI mengapresiasi langkah Meta yang telah menunjukkan kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).
Presiden Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya menjadi korban deepfake AI yang membuatnya mahir pidato bahasa arab hingga bernyanyi merdu. Simak peringatannya soal bahaya hoaks!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved