Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR transformasi digital dan keamanan siber sekaligus CEO Palo Alto Networks, Helmut Reisinger, memperingatkan meningkatnya kerentanan infrastruktur kritis di kawasan Eropa dan Asia terhadap serangan siber yang semakin agresif dan banyak didorong aktor negara (state-sponsored attacks). Peringatan itu disampaikan di sela gelaran Munich Security Conference 2026.
Reisinger menegaskan, tingkat kerentanan saat ini meningkat drastis dibandingkan lima tahun lalu. Ia menyebut perubahan lanskap ancaman terjadi sangat cepat, baik di Asia Pasifik maupun Eropa, seiring meluasnya adopsi teknologi digital di sektor publik dan infrastruktur vital.
“Dibandingkan lima tahun lalu, kita jauh lebih rentan, baik di Asia Pasifik maupun Eropa. Lanskap ancaman berubah sangat dramatis,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Senin 16 Februari 2026.
Menurut dia, percepatan digitalisasi memang membawa efisiensi, namun di sisi lain memperbesar risiko karena menciptakan fragmentasi teknologi dalam sistem keamanan. Banyaknya lapisan solusi keamanan yang tidak terintegrasi justru membuka celah baru bagi penyerang.
Sebagai respons, kawasan Eropa kini mendorong penerapan kerangka regulasi NIS2 guna meningkatkan standar keamanan siber, khususnya bagi perusahaan pengelola infrastruktur kritis dan layanan publik. Regulasi tersebut dirancang untuk memperkuat tata kelola risiko, pelaporan insiden, serta ketahanan sistem.
Reisinger juga menekankan pentingnya pendekatan platformization, yakni penyederhanaan tumpukan teknologi keamanan ke dalam platform terpadu agar deteksi dan respons ancaman dapat dilakukan lebih efektif.
Menjawab isu kesiapan pemerintah menghadapi hybrid threats—gabungan perang konvensional dan operasi siber berbasis kecerdasan buatan—Reisinger menyampaikan kekhawatiran serius. Ia menilai teknologi AI kini tidak hanya dimanfaatkan untuk pertahanan, tetapi juga oleh pihak penyerang.
“AI kini juga dimanfaatkan para penyerang. Kecepatan eksfiltrasi data meningkat drastis,” jelasnya.
Ia memaparkan, tiga tahun lalu rentang waktu antara kompromi sistem hingga pencurian data (eksfiltrasi) rata-rata mencapai sembilan hari. Namun kini, proses tersebut dapat terjadi hanya dalam satu hari.
“Ini peningkatan kecepatan yang dramatis,” katanya.
Perkembangan ini membuat respons insiden harus dilakukan jauh lebih cepat. Negara-negara yang berada dekat zona konflik, seperti Polandia dan kawasan Baltik, disebut semakin intensif membangun cyber shield guna melindungi layanan vital, terutama setelah melihat dampak nyata perang di Ukraina terhadap infrastruktur digital.
Dalam diskusi mengenai meningkatnya tren “nasionalisme digital”, Reisinger memberikan pandangan yang lebih bernuansa. Ia menilai nasionalisasi data tidak selalu berdampak negatif.
“Nasionalisasi data tidak selalu buruk. Itu soal data residency,” ujarnya.
Namun ia mengingatkan, pendekatan kedaulatan data yang terlalu sempit—misalnya hanya mengandalkan data domestik—justru dapat melemahkan pertahanan siber. Menurutnya, kekuatan deteksi ancaman sangat bergantung pada luasnya data telemetri global yang dapat dianalisis.
Semakin banyak data serangan dari berbagai wilayah yang dihimpun, semakin kuat pula kemampuan sistem keamanan dalam mengenali pola dan mencegah serangan baru.
Ia menegaskan pentingnya tetap mematuhi regulasi lokal seperti European AI Act dan GDPR, namun kolaborasi data lintas negara harus tetap dijaga demi kepentingan pertahanan bersama.
Reisinger juga mengungkap skala ancaman yang dihadapi saat ini. Perusahaannya, kata dia, mendeteksi lebih dari 9 juta serangan siber baru setiap hari di seluruh dunia—angka yang mencerminkan eskalasi signifikan dalam aktivitas kejahatan siber global.
Lebih jauh, Reisinger menyoroti risiko terjadinya perlombaan senjata siber global atau cyber arms race. Ia menggambarkan situasi saat ini sebagai perlombaan “kucing dan tikus” yang timpang antara penyerang dan pihak bertahan.
“Penyerang hanya perlu benar satu kali, sementara kita harus benar sepanjang waktu,” ujarnya.
Kondisi tersebut, menurut dia, menuntut perubahan pendekatan dalam membangun ketahanan digital. Tidak cukup hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga kolaborasi lintas sektor.
Ia mendorong penguatan aliansi antara sektor swasta, pembuat kebijakan, serta badan keamanan siber nasional. Hubungan yang erat dan saling percaya dinilai krusial untuk mempercepat pertukaran intelijen ancaman, deteksi dini, serta mitigasi serangan.
Di tengah meningkatnya tensi geopolitik dan percepatan transformasi digital, Reisinger menegaskan bahwa ketahanan siber kini menjadi fondasi utama keamanan nasional maupun stabilitas ekonomi global. (H-2)
Kerugian bisnis akibat serangan siber di Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari Rp8 triliun per tahun, dengan rata-rata kerugian sekitar Rp4,7 miliar untuk setiap serangan ransomware.
Studi Kaspersky mengungkap 85 persen bisnis global perlu meningkatkan keamanan rantai pasokan di tengah krisis tenaga kerja TI yang berkualitas.
BNI imbau nasabah waspadai modus vishing, phishing, dan social engineering. Simak tips aman transaksi digital dan cara lindungi data pribadi di sini.
Menkomdigi Meutya Hafid sebut Roblox belum sepenuhnya patuhi PP Tunas meski sudah rilis fitur Roblox Kids. YouTube resmi bergabung patuhi aturan
Departemen Kehakiman AS menjatuhkan hukuman penjara bagi dua warga New Jersey yang mengelola "laptop farm" untuk menyelundupkan pekerja IT Korea Utara ke perusahaan Fortune 500.
Tiga sekda terbaik peraih ADLGA 2025 melakukan studi banding keamanan siber ke KISA, Seoul, Korea Selatan untuk memperkuat transformasi digital daerah.
DINAMIKA ekonomi global yang semakin kompleks mendorong pelaku usaha mempercepat transformasi digital sebagai strategi menjaga daya saing dan keberlanjutan bisnis.
Learning and Development Summit 2026 menjadi ruang pertemuan para praktisi SDM dan pembelajaran untuk membahas arah pengembangan talenta di tengah transformasi digital.
Melalui integrasi sistem dalam satu ekosistem, Pemkot Tangsel menargetkan predikat sebagai Smart City Humanis pada tahun 2027 mendatang.
SWISS-Belhotel International resmi menghadirkan Aplikasi Mobile Swiss-Belhotel International sebagai bagian dari langkah transformasi digital perusahaan.
Upaya memperkuat kepastian hukum dalam pengembangan bisnis dan transformasi digital dilakukan melalui kolaborasi antara Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta dan PLN Icon Plus.
AP Solution Day 2026 di Surabaya menghadirkan solusi AI untuk percepatan transformasi digital lintas sektor industri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved