Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANCAMAN siber melalui rantai pasokan (supply chain) kini menjadi momok menakutkan bagi dunia usaha global. Studi terbaru dari Kaspersky mengungkapkan bahwa sepertiga organisasi di seluruh dunia telah menjadi korban serangan rantai pasokan dalam satu tahun terakhir. Ironisnya, di tengah meningkatnya frekuensi serangan, dunia justru menghadapi krisis tenaga kerja keamanan TI yang berkualitas.
Laporan tersebut menyoroti bahwa 42% responden global mengidentifikasi kurangnya staf ahli dan beban kerja yang tumpang tindih sebagai hambatan utama dalam memitigasi risiko. Tanpa personel yang memadai, organisasi kehilangan kemampuan untuk memantau kerentanan pihak ketiga yang terhubung dalam ekosistem digital mereka.
Kawasan Asia Pasifik menunjukkan dinamika yang mengkhawatirkan. Di Vietnam, sebanyak 57% organisasi mengeluhkan kurangnya staf ahli, sementara di Singapura angka tersebut mencapai 34%. Selain masalah SDM, tim keamanan di wilayah ini juga terbebani oleh prioritas tugas yang terlalu banyak, terutama di India (54%) dan Vietnam (48%).
Berikut adalah data hambatan dan tingkat kepercayaan keamanan di beberapa pasar utama:
| Kategori Data | Wilayah/Negara | Persentase (%) |
|---|---|---|
| Kurangnya Staf Keamanan TI Berkualitas | Vietnam | 57% |
| Beban Prioritas Keamanan Tinggi | India | 54% |
| Tingkat Kepercayaan Keamanan Rendah | Indonesia & Singapura | 14% |
| Kontrak Tanpa Kewajiban Keamanan TI | Asia Pasifik (Rentang) | 30% - 61% |
| Adopsi Otentikasi Dua Faktor (2FA) | Singapura | 28% |
Secara global, 85% bisnis mengakui perlunya peningkatan perlindungan terhadap risiko rantai pasokan. Hanya 15% perusahaan yang merasa sistem keamanan mereka saat ini sudah efektif. Di negara-negara maju seperti Jerman, tingkat kepercayaan ini bahkan merosot hingga angka 6%.
Masalah ini diperparah oleh celah struktural dalam kontrak kerja sama. Banyak organisasi di Asia Pasifik beroperasi tanpa klausul keamanan TI yang jelas bagi kontraktor mereka. Selain itu, sekitar 25% hingga 38% staf non-TI dilaporkan tidak memahami risiko siber yang mengintai hubungan kerja sama tersebut.
Sergey Soldatov, Kepala Pusat Operasi Keamanan di Kaspersky, menekankan pentingnya strategi terpadu. "Ketika tim keamanan kewalahan dan kekurangan staf, organisasi menjadi rentan terhadap ancaman yang bergerak diam-diam melalui ekosistem penyedia mereka. Keamanan rantai pasokan harus menjadi tanggung jawab bersama," ujarnya.
Adrian Hia, Managing Director Asia Pasifik di Kaspersky, menambahkan bahwa organisasi harus mengelola keamanan rantai pasokan dengan disiplin yang sama seperti operasi internal.
"Melalui pendekatan terstruktur, organisasi dapat memperkuat kepercayaan di seluruh ekosistem sekaligus mengurangi paparan terhadap risiko yang dapat dihindari," pungkasnya. (Z-1)
Kerugian bisnis akibat serangan siber di Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari Rp8 triliun per tahun, dengan rata-rata kerugian sekitar Rp4,7 miliar untuk setiap serangan ransomware.
BNI imbau nasabah waspadai modus vishing, phishing, dan social engineering. Simak tips aman transaksi digital dan cara lindungi data pribadi di sini.
Menkomdigi Meutya Hafid sebut Roblox belum sepenuhnya patuhi PP Tunas meski sudah rilis fitur Roblox Kids. YouTube resmi bergabung patuhi aturan
Departemen Kehakiman AS menjatuhkan hukuman penjara bagi dua warga New Jersey yang mengelola "laptop farm" untuk menyelundupkan pekerja IT Korea Utara ke perusahaan Fortune 500.
Tiga sekda terbaik peraih ADLGA 2025 melakukan studi banding keamanan siber ke KISA, Seoul, Korea Selatan untuk memperkuat transformasi digital daerah.
Rangkaian pameran ini akan diselenggarakan pada 6–9 Mei 2026 di NICE PIK 2, Jakarta, dan menghadirkan lebih dari 400 peserta pameran dari berbagai sektor yang saling terhubung.
Produsen: Pilar rantai pasokan! Temukan peran vital, inovasi, dan dampak ekonomi produsen dalam memenuhi kebutuhan global.
WAKIL Menteri Keuangan II Thomas Djiwandono menyampaikan di tengah perlambatan ekonomi global, 108 negara berpotensi tidak berhasil naik kelas menjadi negara berpendapatan tinggi.
Rantai pasok barang jadi simpul yang memperlancar arus ekonomi dunia. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, simpul itu menjadi semakin kompleks dan rentan.
Logistik yang efektif dan efisien, koordinasi rantai pasokan, dan strategi mengatasi ketidakpastian eksternal disebut menjadi kunci utama menjawab tantangan industri logistik
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved