Upaya agar Transformasi Digital di Daerah Berjalan Aman

Media Indonesia
15/4/2026 16:31
Upaya agar Transformasi Digital di Daerah Berjalan Aman
(MI/HO)

PERAN sekda sangat strategis dalam mendorong transformasi digital di daerah. Asumsinya, jika pimpinan memiliki pemahaman digital dan keamanan informasi yang kuat, transformasi digital di daerah akan berjalan lebih aman dan terukur.

Atas dasar itulah, Ketua Asosiasi Kominfo Provinsi Seluruh Indonesia (Askompsi) Muhammad Faisal di Samarinda, Rabu (15/4), mengatakan tiga sekda peraih Askompsi Digital Leadership Government Award (ADLGA) 2025 berkesempatan mendalami sistem keamanan siber di Seoul, Korea Selatan, sebagai bentuk apresiasi atas capaian dalam transformasi digital. 

Ketiga sekda ialah Sri Wahyuni (Kalimantan Timur), Arry Yuswadi (Sumatra Barat), dan Fenny Apridawati (Sidoarjo). "Para sekda tidak hanya mengikuti pembelajaran klasikal, tetapi juga melakukan observasi lapangan ke Korea Internet and Security Agency (KISA)," ujar Faisal yang juga menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur.

Program tersebut merupakan kolaborasi antara Askompsi dan perusahaan keamanan siber global LSWare. Ia menjelaskan kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman langsung mengenai pengelolaan keamanan siber di Korea Selatan sebagai salah satu negara dengan kemajuan teknologi terdepan.

Selama di Seoul, delegasi Indonesia menerima materi dari sejumlah pakar, di antaranya Kim Hyun Soo (R&D Team Leader LSWare), Hwang Jin Soon (Regional Manager Axgate), Chung Dong Hae (Global Business Director WaterWall Systems), Jason Lee (Global Business Leader PioLink), dan Jae Ho Jeong (Everyzone).

Sekda Kalimantan Timur Sri Wahyuni mengaku terkesan dengan materi yang diberikan dan berharap program serupa dapat diperluas. "Ilmu ini penting dan diharapkan ke depan dapat diperluas melalui pola pembelajaran yang lebih fleksibel agar manfaatnya dirasakan lebih luas," katanya.

Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati dan Sekda Sumatra Barat Arry Yuswadi menilai pengalaman tersebut memberikan wawasan baru dalam pengelolaan risiko digital di instansi masing-masing. Program ini didukung sepenuhnya oleh LSWare sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang digital. (Ant/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya