Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Para tersangka mengaku uang berasal dari Kota Depok.
Masih ada 1 tersangka yang buron dan merupakan orang yang mengajari cara membuat uang palsu.
Penangkapan itu bermula dari laporan beberapa pemilik warung kecil di Cimerak dan Pangandaran. Mereka merasa tertipu
Bareskrim Polri telah melakukan pengungkapan jaringan peredaran uang palsu berupa pecahan US$100 dan pecahan Rp100.000 atau jaringan Purwakarta, Jawa Barat
Tindakan memutilasi uang asli dan disambungkan ke uang palsu termasuk tindakan kriminal dan bisa dipidana 5 tahun penjara.
Seorang ibu rumah tangga dan anaknya warga Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, ditangkap Polisi lantaran memproduksi uang palsu.
WAKIL Ketua DPR RI Bidang Korinbang, Rachmat Gobel, mengingatkan kemungkinan beredarnya uang palsu menjelang pemilu
Auliansyah menjelaskan, dalam kasus tersebut juga turut diamankan 40 lak atau 3.922 lembar uang palsu dalam bentuk pecahan US$100.
dengan adanya transaksi yang lebih banyak tersebut, tidak tertutup kemungkinan adanya oknum tidak bertanggung jawab yang mengedarkan uang palsu.
Slamet Tohari atau Mbah Slamet dukun pengganda uang di Banjarnegara, Jawa Tengah belakangan diketahui sudah berulang kali masuk penjara akibat kasus pengedaran uang palsu.
Saat ini sudah banyak tersedia alat bantu untuk memeriksa keaslian uang seperti pensil uang, detektor uang palsu, atau aplikasi di smartphone.
Anak korban mengaku sudah berulang kali memperingatkan, namun ayahnya tetap bersikukuh.
Seorang guru MTs di Groboganm Jawa Tengah ditangkap karena diduga terlibat jaringan peredaran uang palsu.
Lima tersangka ditangkap. Barang bukti yang disita berupa uang palsu siap edar sejumlah Rp1,2 miliar.
POLISI gerebek sebuah rumah lantai dua di belakang Rumah Dinas (Rumdin ) Bupati Sukoharjo yang dipergunakan sebagai pusat pembuatan uang palsu (upal), yang telah memproduksi miliaran rupiah.
SATUAN reserse dan kriminal Polres Pangkalpinang, Bangka Belitung menangkap tiga pelaku pengedar juta uang palsu.
Modus yang mereka lakukan dengan cara menyetor uang palsu melalui agen bank di desa dan setelah masuk rekening, kemudian uang diambil melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM).
Karo Penmas, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menjelaskan pengungkapan ini berasal dari informasi dari masyarat bahwa terdapat tindak pidana pemalsuan uang di lokasi tersebut.
Pasangan suami istri yang memalsukan uang telah diamankan Polsek Kalideres. Pelaku bahkan menggunakan uang palsu untuk belanja kebutuhan sehari-hari.
Selama lima bulan terakhir, tersangka A berhasil mengedarkan uang palsu senilai Rp300 juta. Dari transaksi tersebut, dia mendapatkan keuntungan uang asli Rp100 juta.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved