Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi III DPR RI, Habiburokhman memberikan peringatan terkait munculnya penumpang gelap yang memanfaatkan isu reformasi Polri demi agenda pribadi maupun politik. Ia menduga ada pihak yang tampak mendorong percepatan reformasi, namun sebenarnya didorong oleh motif dendam politik hingga eksistensialisme pribadi.
Habiburokhman mengatakan adanya mantan pejabat yang dulunya memiliki kewenangan untuk membenahi institusi Polri, namun tidak melakukan langkah signifikan saat masih menjabat. Meski demikian, ia tidak menyebut siapa mantan pejabat tersebut.
"Mereka mengklaim mendorong reformasi, tapi punya agenda lain seperti dendam politik. Bahkan, ada mantan pejabat yang dulu punya kewenangan menentukan kebijakan terkait Polri, namun saat itu tidak melakukan apa-apa yang signifikan," ujar Habiburokhman melalui keterangannya, Jumat (13/2).
Politisi Partai Gerindra ini juga menyayangkan adanya pihak-pihak yang kerap menyebarkan narasi miring untuk menyudutkan institusi Polri tanpa disertai data yang jelas dan valid. Menurutnya, narasi-narasi tersebut ekstrem dan menyimpang dari semangat reformasi Polri yang telah diatur dalam konstitusi.
Ia menegaskan bahwa posisi Polri sudah sangat jelas dalam Pasal 30 UUD 1945 dan TAP MPR Nomor VII Tahun 2000, yakni berada di bawah kendali langsung Presiden dengan pengawasan ketat dari DPR RI.
"Narasi yang mereka dengungkan berbeda ekstrem dengan semangat konstitusi. Pengaruh mereka bisa memengaruhi masyarakat untuk menyuarakan hal yang sama, padahal narasi tersebut berisiko memperlemah Polri," tuturnya.
Lebih lanjut, Habiburokhman memperingatkan bahwa pelemahan terhadap institusi Polri secara sistematis pada akhirnya akan berdampak pada stabilitas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan ketahanan negara Indonesia secara umum. Meskipun mengakui adanya oknum di internal kepolisian yang melakukan pelanggaran, ia menegaskan bahwa evaluasi tidak boleh dilakukan dengan cara yang salah kaprah.
"Kita paham di semua institusi pasti ada oknum yang melakukan kesalahan, tapi jangan sampai kita merumuskan langkah reformasi yang salah arah. Percepatan reformasi Polri harus tetap dikawal agar tetap berada pada koridor konstitusi dan TAP MPR," tegas Habiburokhman. (Faj/P-3)
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta polisi usut tuntas kasus kekerasan 53 anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta yang diduga tak berizin.
ANGGOT Komisi III DPR RI, Mercy Chriesty Barends memberikan catatan dalam pembahasan RUU tentang Perampasan Aset Terkait Tindak Pidana. Perlindungan hukum RUU Perampasan Aset
Pengungkapan kasus ini bukan sekadar keberhasilan penegakan hukum, melainkan bagian penting dari upaya menyelamatkan masyarakat dari ancaman narkoba yang kian mengkhawatirkan
ANGGOTA Komisi III DPR RI, Abdullah, menegaskan bahwa kasus dugaan pelecehan seksual secara verbal yang terjadi di FH UI harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi.
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni dukung sanksi tegas bagi mahasiswa FH UI pelaku pelecehan seksual verbal demi masa depan hukum Indonesia.
Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus menegaskan bahwa Komisi III DPR RI bukanlah tempat untuk menguji proses hukum.
Ia menilai Kemendagri sebagai lembaga pembina pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan Pemda setempat yang memiliki perlintasan sebidang.
Politisi Fraksi PKS ini mengatakan percepatan pembangunan infrastruktur fisik perkeretaapian di kawasan aglomerasi penting dilakukan.
DPR RI mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.
Selain aspek keuangan, Doli menekankan pentingnya pembaruan sistem kaderisasi partai agar lebih terstruktur dan berorientasi pada kebutuhan publik.
Partai politik telah memiliki aturan main sendiri yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
penilaian lembaga internasional JP Morgan yang menempatkan Indonesia pada posisi atas dalam ketahanan energi mencerminkan bahwa fondasi kebijakan yang dibangun pemerintah sudah tepat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved