Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi pertanyaan publik soal kemungkinan adanya keterlibatan anggota DPR dalam kasus dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kasus tersebut menjerat Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (ADK).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa penyidik saat ini masih berkonsentrasi pada inti perkara, yakni dugaan suap terkait proyek-proyek pemerintah daerah. Ia menyebut, fokus utama tetap membongkar konstruksi perkara secara utuh.
“Apakah ada pihak-pihak lain yang berperan aktif dalam konstruksi perkaranya? Nah ini tentu terbuka kemungkinan untuk terus dilakukan pengembangan,” ujar Budi.
Meski begitu, Budi tidak menutup kemungkinan bahwa proses penyidikan akan merembet ke pihak lain. Menurutnya, banyak kasus korupsi justru menjadi pintu masuk untuk mengungkap peran aktor-aktor tambahan. Jika dalam pengembangan perkara ditemukan indikasi adanya pihak lain yang turut berperan aktif, KPK akan melanjutkan prosesnya sesuai bukti yang diperoleh.
Isu lain yang juga menjadi sorotan adalah dugaan penghapusan jejak komunikasi di lima telepon seluler yang disita saat penggeledahan di kompleks Pemerintahan Kabupaten Bekasi pada 22 Desember 2025. Terkait hal ini, Budi menyebut penyidik akan terlebih dahulu mengonfirmasi pemilik ponsel sebelum memeriksa pihak lain yang diduga mengetahui atau terlibat.
Setelah tahap klarifikasi dilakukan, KPK berharap bisa menelusuri siapa sosok yang memerintahkan penghapusan percakapan digital tersebut.
Sebelumnya, KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) ke-10 sepanjang 2025 dan mengamankan sepuluh orang di Kabupaten Bekasi pada 18 Desember 2025. Sehari setelahnya, tujuh orang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk pemeriksaan intensif, termasuk Ade Kuswara dan ayahnya, HM Kunang.
Pada hari yang sama, KPK mengumumkan penyitaan uang ratusan juta rupiah yang diduga terkait praktik suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Kemudian pada 20 Desember 2025, KPK secara resmi menetapkan tiga orang tersangka: Ade Kuswara, ayahnya yang juga Kepala Desa Sukadami, HM Kunang (HMK), serta seorang pihak swasta bernama Sarjan (SRJ). Dalam konstruksi perkara, Kuswara dan HM Kunang diduga sebagai penerima suap, sementara Sarjan ditetapkan sebagai pemberi suap.
Dengan perkembangan ini, KPK menegaskan bahwa proses hukum akan terus berjalan dan ruang pengembangan perkara tetap terbuka, termasuk jika nantinya ditemukan bukti yang menyeret pihak lain. (Ant/E-3)
Pengalaman pemerintahan sebelumnya yang menunjukkan bahwa besarnya dukungan parlemen tidak selalu berbanding lurus dengan efektivitas pemerintahan.
Ambang batas berjenjang sebagai sesuatu yang masih bisa dirumuskan secara fleksibel agar diterima berbagai pihak.
Menurut Netty, pengesahan ini merupakan tonggak penting dalam sejarah perlindungan tenaga kerja di Indonesia.
ANGGOTA DPR RI Komisi VI Ahmad Labib mengapresiasi capaian Indonesia dalam ketahanan energi global.
Pengesahan UU tersebut dilakukan setelah melalui proses panjang dalam agenda legislasi nasional.
Ia berharap pembahasan resmi RUU Pemilu dapat segera bergulir dalam waktu dekat melalui panitia kerja (panja) atau mekanisme lainnya.
CPIB Singapura melaporkan penurunan kasus korupsi pada 2025. Sektor swasta mendominasi tuntutan, sementara integritas sektor publik tetap tinggi.
Penilaian itu merespons temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mencatat sedikitnya 371 politisi terjerat kasus korupsi sejak era reformasi.
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI, Febrie Adriansyah, menghadiri acara Halal Bihalal yang digelar Badan Musyawarah Kekeluargaan Jambi.
Sidang tuntutan dalam kasus dugaan korupsi impor produk kilang atau bahan bakar minyak (BBM) serta penjualan solar nonsubsidi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.
berdasarkan putusan terbaru Mahkamah Konstitusi (MK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merupakan satu-satunya lembaga yang memiliki mandat konstitusional untuk menghitung kerugian negara.
KPK menilai praktik korupsi di Indonesia kini berkembang layaknya sebuah ekosistem yang melibatkan banyak pihak, seiring munculnya fenomena yang disebut sebagai sirkel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved