DPR Dukung Langkah Menteri ESDM Jaga Ketahanan Energi Nasional

Naufal Zuhdi
24/4/2026 15:28
DPR Dukung Langkah Menteri ESDM Jaga Ketahanan Energi Nasional
Anggota DPR RI Komisi VI Ahmad Labib(Dok istimewa )

ANGGOTA DPR RI Komisi VI Ahmad Labib mengapresiasi capaian Indonesia dalam ketahanan energi global. Hal tersebut sebagaimana tercermin dalam data terbaru yang menempatkan Indonesia di posisi kedua sebagai negara paling kuat menghadapi krisis energi global 2026 dengan tingkat ketahanan mencapai 77%.

Capaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas energi nasional, yang ditopang oleh dominasi sumber energi domestik seperti batubara sebesar 48%, gas 22%, serta kontribusi energi terbarukan, ditambah dengan tingkat ketergantungan impor yang relatif rendah. Ia menyatakan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dalam memastikan ketersediaan pasokan energi tetap aman di tengah tekanan global. 

“Langkah strategis pemerintah dalam menjaga stok energi, memperkuat rantai pasok, serta mengelola dinamika impor menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional,” ucap dia dikutip dari keterangan tertulis yang diterima, Jumat (24/4).

Di tengah kondisi tersebut, Ahmad Labib juga mendukung kebijakan pemerintah untuk tetap menjaga stabilitas harga BBM subsidi pada 2026 sebagai upaya melindungi daya beli masyarakat dan menahan laju inflasi. Ia menilai kebijakan ini menjadi bantalan penting bagi perekonomian nasional, khususnya dalam menjaga stabilitas biaya logistik dan produksi yang sangat bergantung pada energi.

Lebih lanjut, ia mendukung imbauan Menteri ESDM agar kelompok masyarakat menengah atas tidak beralih menggunakan BBM subsidi. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga ketepatan sasaran subsidi agar benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mencegah potensi lonjakan konsumsi yang dapat membebani anggaran negara. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya