Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Bank Indonesia Perry Warjiyo melontarkan sinyal kuat untuk kembali menurunkan suku bunga acuan di sisa tahun ini. Dengan syarat, laju inflasi terus terkendali dan stabiltas terjaga sehingga terdapat ruang cukup luas untuk mendorong momentum pertumbuhan ekonomi.
Sebagaimana diketahui, Bank Sentral baru saja memangkas suku bunga acuan dari 6% menjadi 5,75% pada Kamis (18/7) pekan lalu.
Pemangkasan suku bunga acuan tersebut adalah yang pertama kali sejak delapan bulan terakhir yakni November 2018. Kala itu, suku bunga dinaikkan ke level 6% untuk membendung aliran modal asing keluar dari Indonesia.
"Kami tetap membuka kemungkinan untuk pelonggaran kebijakan moneter, baik itu likudiitas maupun penurunan suku bunga acuan lebih lanjut," ujar Perry di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (22/7).
Baca juga: Penurunan Suku Bunga Acuan akan Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Ia pun menyebut kebijakan tersebut dapat berjalan beriringan dengan berbagai faktor pendorong pertumbuhan ekonomi lainnya seperti kurs rupiah yang menguat dan inflasi yang terjaga.
"Proyeksi parameter ekonomi makro Bank Sentral tidak jauh berbeda dengan pemerintah. Pertumbuhan ekonomi di semester kedua 2019 akan lebih baik," tuturnya.(OL-5)
Nilai tukar mata uang rupiah ditutup melemah ke Rp17.326 per dolar AS dipicu ketegangan geopolitik Timur Tengah dan peningkatan permintaan aset safe haven.
Guna menjaga ketahanan ekonomi, produktivitas sektor pertanian harus tetap terjaga melalui langkah-langkah antisipasi yang terukur.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tegaskan fundamental ekonomi RI tetap kuat meski Rupiah tembus Rp17.300 per Dolar AS. Simak analisis dan strategi stabilisasinya.
Kehadiran BEKISAH menjadi wujud ikhtiar Bank Indonesia untuk menebar maslahat, memperkokoh ukhuwah, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Tren kenaikan harga minyak global yang tembus US$100 bpd menambah tekanan terhadap fiskal.
Nilai tukar Rupiah menyentuh Rp17.300 per USD akibat ketidakpastian global. BI perkuat intervensi dan pastikan cadangan devisa tetap kuat.
Menkeu Purbaya tegaskan ekonomi Indonesia masuk “survival mode”. Tak ada ruang kesalahan, pajak dan program akan diawasi ketat demi cegah krisis.
PEREKONOMIAN Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 2025 tumbuh 5,14% (year-on-year), melampaui rata-rata nasional sebesar 5,1%.
Pemerintah optimistis target investasi Rp2.041 triliun di 2026 tercapai. Realisasi awal tahun sudah Rp498,8 triliun, didorong minat kuat investor global.
Bank Indonesia menahan suku bunga di 4,75% dan memperkuat intervensi pasar demi menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian global dan tekanan ekonomi dunia.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah saat ini menjalankan strategi ekonomi dalam “mode bertahan (survival mode) di tengah ketidakpastian global.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa proyeksikan ekonomi RI tumbuh hingga 6% di 2026 saat IMF-World Bank Meeting. Simak strategi hadapi guncangan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved