Pemerintah Yakin Target Investasi Rp2.041 Triliun Tercapai

Ihfa Firdausya
23/4/2026 14:39
Pemerintah Yakin Target Investasi Rp2.041 Triliun Tercapai
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengungkapkan, minat investor, terutama dari luar negeri, masih sangat kuat.(Dok. )

PEMERINTAH semakin percaya diri target investasi tahun 2026 sebesar Rp2.041,3 triliun akan tercapai. Sinyalnya sudah terlihat sejak awal tahun.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengungkapkan, minat investor, terutama dari luar negeri, masih sangat kuat dan stabil.

Pada triwulan I 2026, realisasi investasi sudah mencapai Rp498,8 triliun, tumbuh 7,2% secara tahunan. Angka ini setara dengan 24,4% dari target tahunan, menjadi fondasi awal yang solid.

“Kami cukup optimistis target ini bisa tercapai. Kami bertemu langsung dengan para investor, dan minat mereka masih sangat tinggi,” ujar Rosan.

Stabilitas Jadi Kunci

Menurut Rosan, Indonesia dinilai unggul karena mampu menjaga stabilitas ekonomi dan politik, dua faktor utama yang menjadi pertimbangan investor global.

Tak hanya itu, pendekatan pemerintah juga semakin agresif.

Presiden Prabowo disebut rutin bertemu langsung dengan pelaku usaha global dalam setiap kunjungan luar negeri. Langkah ini dinilai efektif meningkatkan kepercayaan investor karena mereka bisa mendengar langsung arah kebijakan dan tantangan investasi di Indonesia.

Sektor Unggulan: Data Center & Hilirisasi

Lonjakan investasi juga mulai terlihat di sektor strategis, khususnya, data center dari investor Barat (AS & Eropa), hilirisasi industri, dan kontribusi hilirisasi kini mencapai 29%-30% dari total investasi, naik dari sebelumnya yang hanya sekitar 24%-25%.

“Tren ini sangat positif dan kami yakin akan terus berlanjut,” kata Rosan.

Selain industri besar, peluang juga terbuka di sektor, hilirisasi kelapa di Morowali, aquaculture seperti rumput laut, dan sektor-sektor ini diproyeksikan menjadi sumber pertumbuhan investasi berikutnya.

Investasi Jadi Motor Ekonomi

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, investasi akan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi di kuartal selanjutnya.

Targetnya, investasi bisa menyumbang lebih dari 30% terhadap PDB. Didukung tambahan investasi dari Danantara, pemerintah semakin yakin target Rp2.041 triliun bisa tercapai.

Secara global, pertumbuhan ekonomi diperkirakan hanya 3,2%, sementara ASEAN mencapai 4,7%.

Indonesia bahkan diproyeksikan tumbuh di atas rata-rata ASEAN, sejajar dengan Filipina, menjadikannya salah satu destinasi investasi paling menarik saat ini. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya