Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Di tengah dinamika pasar keuangan, kolaborasi antara manajer investasi dan perbankan menjadi langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi yang aman, terdiversifikasi, dan dikelola secara profesional. Kemitraan semacam ini juga semakin penting dalam mendorong literasi keuangan sekaligus memperluas partisipasi investor di pasar modal.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kerja sama antara Sucor Asset Management dan PT Bank KEB Hana Indonesia. Melalui kemitraan ini, Hana Bank resmi menjadi Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) untuk produk-produk reksa dana yang dikelola oleh Sucor Asset Management. Peresmian kerja sama ditandai dengan penandatanganan yang berlangsung di kantor Hana Bank, Mangkuluhur City Tower I, Jakarta, pada Senin (27/4). Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Sales & Distribution Sucor Asset Management, Upik Susiyawati, bersama Chief Personal Banking Officer Hana Bank, Stefen Loekito.
Menurut Upik, kerja sama ini merupakan bagian dari upaya untuk menghadirkan solusi investasi yang semakin relevan, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus menghadirkan solusi investasi yang relevan dan mudah diakses oleh masyarakat. Melalui jaringan dan basis nasabah Hana Bank, kami berharap semakin banyak investor yang dapat mengakses produk reksa dana yang dikelola secara profesional,” ujarnya.
Melalui kemitraan ini, nasabah Hana Bank dapat mengakses empat produk reksa dana unggulan, yaitu Sucorinvest Money Market Fund, Sucorinvest Bond Fund, Sucorinvest Premium Fund, dan Sucorinvest Equity Fund.
Ragam produk tersebut memberikan fleksibilitas bagi investor untuk memilih instrumen yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan, mulai dari pasar uang, obligasi, hingga saham.
“Melalui produk-produk yang dipasarkan Hana Bank, investor memiliki fleksibilitas untuk memilih instrumen investasi mulai dari pasar uang, obligasi, hingga saham sesuai dengan tujuan investasinya,” lanjut Upik.
Sucor Asset Management juga meyakini bahwa kolaborasi ini akan memberikan nilai tambah bagi nasabah, baik untuk perencanaan keuangan jangka pendek maupun jangka panjang.
“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya memperluas akses investasi, tetapi juga mendorong semakin banyak masyarakat untuk mulai berinvestasi secara terencana melalui instrumen reksa dana,” tambahnya.
Sementara itu, Stefen Loekito menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi Hana Bank untuk menghadirkan pilihan produk investasi yang lebih lengkap bagi nasabah.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat membantu nasabah membuat perencanaan keuangan. Di tengah kondisi pasar yang dinamis, reksa dana dapat menjadi pilihan investasi karena memiliki portofolio yang terdiversifikasi dan dikelola oleh Manajer Investasi yang berlisensi/bersertifikasi,” jelasnya.
Ke depan, kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap produk investasi, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan industri pasar modal Indonesia melalui peningkatan jumlah investor yang lebih teredukasi dan terencana. (E-3)
MSCI tunda rebalancing indeks Indonesia ke Juni 2026. Simak analisis dampak potensi outflow dana asing dan urgensi reformasi struktural BEI.
Pemerintah optimistis target investasi Rp2.041 triliun di 2026 tercapai. Realisasi awal tahun sudah Rp498,8 triliun, didorong minat kuat investor global.
SusHi Tech dirancang oleh Pemerintah Metropolitan Tokyo untuk mempertemukan inovator global dengan para investor.
Di saat dunia sudah berpindah ke teknologi kecerdasan buatan (AI) real-time trading, sebagian broker ritel di Indonesia masih bertahan dengan sistem trading saham lama.
Morgan Stanley Capital International (MSCI) kembali menahan perubahan bobot saham Indonesia dalam rebalancing indeks periode Mei 2026.
Dorongan untuk memperdalam instrumen investasi di pasar modal Indonesia kian menguat seiring kebutuhan akan produk yang lebih beragam dan adaptif terhadap dinamika pasar global.
Di tengah ketidakpastian pasar global dan naik-turun instrumen investasi, banyak orang mulai mencari pilihan yang lebih stabil, transparan, dan mudah diakses.
Dalam mendukung investor merespons dinamika global dan domestik tersebut, peran institusi keuangan menjadi semakin strategis.
Idealnya, dana darurat disiapkan sebesar tiga hingga enam bulan biaya hidup dan dapat ditempatkan pada instrumen yang relatif aman.
Emas sejak dahulu dikenal sebagai simbol kemakmuran dan ketahanan finansial. Logam mulia ini menjadi pilihan banyak peradaban sebagai aset yang aman untuk menjaga stabilitas kekayaan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved