Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia (BI) memutuskan menahan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) 21–22 April 2026. Sejalan dengan itu, suku bunga deposit facility tetap di 3,75% dan lending facility di 5,5%.
Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya ketidakpastian global, terutama dampak konflik di Timur Tengah yang menekan stabilitas pasar keuangan dunia.
Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan, fokus utama kebijakan saat ini adalah menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus memastikan inflasi tetap terkendali dalam target 2,5±1% untuk 2026-2027.
“Bank Indonesia siap memperkuat kebijakan moneter bila diperlukan untuk menjaga stabilitas rupiah dan inflasi,” ujar Perry.
Untuk meredam tekanan eksternal, BI meningkatkan intensitas intervensi di pasar valuta asing, baik melalui pasar offshore Non-Deliverable Forward (NDF) maupun transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di dalam negeri.
Langkah ini berhasil menjaga rupiah tetap relatif stabil di kisaran Rp17.140 per dolar AS per 21 April 2026, meski melemah 0,87% dibanding akhir Maret.
Ke depan, BI optimistis rupiah akan kembali menguat, ditopang oleh imbal hasil yang kompetitif, kepercayaan investor, serta prospek pertumbuhan ekonomi domestik yang solid.
Selain itu, BI juga memperkuat daya tarik investasi portofolio asing dengan menyesuaikan berbagai instrumen moneter, termasuk peningkatan batas transaksi valas, DNDF, dan swap yang mulai berlaku April 2026.
Di sisi lain, kebijakan makroprudensial terus didorong untuk mempercepat pertumbuhan kredit ke sektor riil, tanpa mengorbankan stabilitas sistem keuangan.
Sementara itu, sistem pembayaran diperluas melalui peningkatan adopsi digital, penguatan industri, serta peningkatan ketahanan infrastruktur untuk menopang aktivitas ekonomi nasional.
Dengan bauran kebijakan ini, BI berupaya menjaga keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan ekonomi di tengah tekanan global yang masih tinggi. (Z-10)
IHSG ditutup melemah 2,16% ke 7.378,61 akibat rupiah tembus Rp17.300 per dolar AS dan kenaikan harga minyak global. Simak analisis lengkapnya.
IHSG hari ini diperkirakan bergerak variatif seiring pelaku pasar yang masih bersikap wait and see terhadap arah kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia.
Sejumlah ekonom memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) April 2026.
Rupiah hari ini menguat ke Rp17.168 per dolar AS berkat intervensi BI dan aksi profit taking di tengah tekanan geopolitik global. Cek analisisnya.
IHSG dibuka menguat pada perdagangan Senin pagi di Bursa Efek Indonesia, seiring sikap pelaku pasar yang masih menunggu arah kebijakan suku bunga dari Bank Indonesia.
Ekonom PT Bank Danamon Indonesia Tbk Hosianna Evalita Situmorang mengamini keputusan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan BI di 4,75%
Mempertahankan suku bunga BI di 4,75% pada Desember 2025 sesuai ekspektasi. Hal itu dimakudkan untuk menjaga stabilitas Rupiah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved