Perumda Tirta Jati Cirebon Bersiap Hadapi Musim Kemarau

Nurul Hidayah    
14/4/2026 17:00
Perumda Tirta Jati Cirebon Bersiap Hadapi Musim Kemarau
Waduk Jatigede(ANTARA)

PERUMDA Tirta Jati, Kabupaten Cirebon bersiap menghadapi musim kemarau yang tahun ini diprakirakan lebih panjang. 

“Hingga saat ini kondisi pasokan air masih dalam status aman dan mampu memenuhi kebutuhan pelanggan,” tutur Direktur Perumda Tirta Jati Kabupaten Cirebon, Suharyadi, Selasa (14/4). Saat ini, lanjut Suharyadi, kapasitas produksi air bersih yang mereka kelola mencapai 861 liter per detik. Kondisi tersebut  masih aman untuk melayani seluruh pelanggan. 

“Namun, kami tetap siaga dan menyiapkan langkah antisipatif jika terjadi kemarau panjang,” tutur Suharyadi. Sebagai langkah mitigasi, Perumda Tirta Jati telah menyiapkan skenario distribusi air berbasis zona. Kebijakan ini akan diberlakukan apabila terjadi penurunan debit air secara signifikan.

“Jika debit air mengalami penurunan drastis, kami akan menerapkan sistem zonasi dalam pelayanan. Namun selama kondisi stabil, distribusi air akan tetap berjalan normal,” jelas Suharyadi.

Dalam operasionalnya, lanjut Suharyadi, Perumda Tirta Jati mengandalkan tiga sumber utama, yakni pengolahan air permukaan, pemanfaatan mata air, serta kerja sama antar PDAM di wilayah sekitar. “Potensi gangguan, kata Suharyadi, umumnya terjadi pada sistem yang bergantung pada sumber air sungai,” tutur Suharyadi. 

Namun sejak beroperasinya Waduk Jatigede pada 2016, dampak penurunan debit air, khususnya di wilayah utara Kabupaten Cirebon dapat ditekan secara signifikan. Sejumlah instalasi pengolahan air (WTP) seperti Kapetakan, Tawang Sari, Waled, Ciwaringin, hingga Babadan di Gunung Jati yang sebelumnya bergantung pada pasokan air dari Bendung Rentang dan seringkali mengalami krisis air bersih saat ini  dipastikan masih dalam kondisi relatif aman. 

“Alhamdulillah, suplai dari Jatigede sangat membantu menjaga stabilitas debit air, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga,” jelas Suharyadi. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya