2.576 Jemaah Calon Haji Kabupaten Cirebon Siap Berangkat

Nurul Hidayah    
14/4/2026 20:24
2.576 Jemaah Calon Haji Kabupaten Cirebon Siap Berangkat
Bupati cirebon, Imron Rosyadi, melepas jemaah calon haji(Dok Istimewa)

SEBANYAK  2.576 jemaah calon haji (calhaj) dari Kabupaten Cirebon siap diberangkatkan tahun ini.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Cirebon, Mualim Taim, menjelaskan mereka akan dibagi menjadi tujuh kelompok terbang (kloter). “Keberangkatan akan dimulai pada 24 April 2026 melalui kloter lima melalui BIJB Kertajati,” tutur Mualim, Selasa (14/4)

Selanjutnya Mualim menambahkan bahwa kesiapan penyelenggaraan haji telah mencapai 99 persen. Saat ini, pihaknya hanya menunggu jadwal keberangkatan jemaah ke Tanah Suci. “Tinggal menunggu keberangkatan. Tahun ini ada 2.576 jemaah dari Kabupaten Cirebon,” tutur Mualim. 

Total  jumlah jemaah calon haji yang berangkat tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, jumlah jemaah calon haji asal Kabupaten Cirebon tercatat sekitar 2.200 orang, “Kuota Kabupaten Cirebon justru meningkat, meskipun secara umum kuota Jawa Barat mengalami penyesuaian. Hal ini karena jumlah pendaftar di Cirebon cukup tinggi,”katanya.

Dari sisi administrasi, seluruh jemaah yang diberangkatkan telah memenuhi persyaratan, termasuk pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) serta kelulusan pemeriksaan kesehatan. Proses istitha’ah kesehatan menjadi syarat utama sebelum jemaah dapat melunasi biaya dan dinyatakan siap berangkat. “Semua jemaah haji yang berangkat sudah lunas dan sudah memenuhi syarat kesehatan. Kalau belum sehat, tidak bisa melunasi,” ujarnya.

Dari total jemaah calon haji yang siap diberangkatkan tahun ini, ada sekitar 40 orang merupakan lansia. Kondisi ini menjadi perhatian khusus dalam penyelenggaraan haji tahun ini karena pemerintah mengusung tema pelayanan “haji ramah lansia, disabilitas, dan perempuan” untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan seluruh jemaah. “Kami memberikan perhatian khusus kepada lansia dan kelompok rentan lainnya. Jangan sampai ada yang tersisihkan dalam pelaksanaan ibadah haji,” tutur Mualim. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya