Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BMKG mengingatkan masyarakat wilayah Cirebon untuk mulai bersiap menghadapi musim kemarau 2026 yang diprakirakan lebih kering dan berlangsung lebih panjang.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kertajati, Kabupaten Majalengka, Muhammad Syifaul Fuad, mengatakan puncak musim kemarau di wilayah Cirebon diprediksi terjadi pada Agustus hingga September 2026.
“Puncak musim kemarau diprediksi Agustus, September,” tutur Fuad, Minggu (19/4).
Ia menjelaskan musim kemarau tahun ini tidak hanya datang lebih cepat, tetapi juga berpotensi lebih kering dan lebih panjang. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh fenomena cuaca global berupa El Niño dengan intensitas lemah hingga sedang.
“El Nino ini identik dengan berkurangnya hujan di Indonesia,” ujar Fuad.
Menghadapi kondisi tersebut, masyarakat diimbau mulai melakukan penghematan air sejak dini. Selain itu, hujan yang masih turun saat masa peralihan dapat dimanfaatkan sebagai cadangan air.
“Hemat air dari sekarang. Masyarakat juga bisa memanfaatkan hujan yang masih turun di wilayah masing-masing,” katanya.
Fuad menyarankan agar air hujan ditampung untuk kebutuhan sehari-hari serta memperbaiki instalasi pipa yang bocor guna mencegah pemborosan.
Ia juga mengingatkan potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau. Masyarakat diminta tidak membakar sampah atau membuka lahan dengan cara dibakar.
“Waspadai kebakaran hutan dan lahan. Warga jangan membakar sampah atau lahan sembarangan,” tuturnya.
Selain itu, warga diminta mengatur manajemen stok pangan rumah tangga serta menyiapkan masker untuk mengantisipasi polusi asap. Asupan air minum juga perlu ditingkatkan untuk mencegah dehidrasi.
Pada kesempatan yang sama, Fuad menyebut wilayah Cirebon yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan saat ini masih berada dalam masa pancaroba atau peralihan dari musim hujan ke kemarau.
“Masa pancaroba memiliki karakteristik cuaca yang berubah dinamis,” ujarnya.
Pada periode ini, cuaca umumnya panas pada pagi hingga siang hari, namun masih berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada sore atau malam hari dengan durasi singkat.
“Hujan dapat disertai angin kencang, petir, puting beliung, dan hujan es,” jelasnya.
BMKG memprakirakan awal musim kemarau di wilayah Cirebon terjadi pada April dasarian III hingga Mei dasarian II 2026. (UL/I-1)
Untuk perbaikan rutilahu tersebut,Pemkab Cirebon sudah mengalokasikan anggaran.
Kelangkaan solar subsidi membuat kapal nelayan di Pelabuhan Kejawanan Cirebon tak melaut hampir sebulan, berdampak pada ratusan pekerja.
Total jumlah jemaah calon haji yang berangkat tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Sejak beroperasinya Waduk Jatigede, dampak penurunan debit air, khususnya di wilayah utara Kabupaten Cirebon dapat ditekan secara signifikan.
Es kopi yang menggunakan plastik dan sedotan dijual Rp6 ribu dari sebelumnya Rp5 ribu. Tapi karena pelanggan protes akhirnya kenaikan harga hanya berlaku sehari.
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
BMKG memprakirakan seluruh wilayah Jakarta akan diguyur hujan pada Rabu sore. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan dan luapan air.
BMKG mengingatkan potensi hujan lebat disertai petir pada siang-sore hingga awal Mei 2026, di tengah suhu panas yang bisa tembus 37°C di sejumlah wilayah.
BMKG memprakirakan Jakarta akan diguyur hujan ringan pada Selasa (28/4). Simak rincian cuaca, suhu, dan kecepatan angin selengkapnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved