Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GERAK cepat anggota Polri memberikan rasa aman kepada masyarakat di kawasan Timika, Papua.
Hal itu terlihat ketika mereka melakukan evakuasi sekitar 800 anggota masyarakat pegunungan wilayah Timika, Papua, ke Kota Timika. Pasca aksi penyerangan dan penembakan Polsek Tembagapura oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada Senin (2/3), membuat masyarakat ikut terdampak.
Dalam siaran pers yang dilansir Mabes Polri di Jakarta, Jumat (6/3), Polri menyebutkan kehadiran anggota-anggotanya itu karena ada ketakutan dan keresahan masyarakat akibat teror KKB. Kekejaman serta intimidasi sering dialami masyarakat pegunungan Timika, Papua. Untuk itulah penduduk di wilayah pegunungan Timika meliputi Desa Utikini, Desa Banti, dan Desa Kimbely
Langkah evakuasi ini diawali ketika pada pukul 05.00 WIT personel piket dan siaga Polsek Tembagapura melihat 30 orang pegunungan Timika melewati jalur dari Utiikini menuju Polsek Tembagapura. Kapolsek Tembagapura AKP Hermanto menuturkan, masyarakat meminta perlindungan karena ada intimidasi pihak KKB.
"Suasana di kampung sudah tidak nyaman, terkait adanya KKB yang sudah menempati dan mengganggu masyarakat. Bahkan mereka meminta makanan dengan paksa dan tak segan menodongkan senjata ke arah warga," ujar AKP Hermanto seraya menambahkan kalau pihaknya bekerja sama dengan Satgas Ops Nemangkawi Polri dan jajaran Polda Papua dalam melakukan evakuasi tersebut.
AKP Hermanto menuturkan hingga pukul 18.00 WIT ada sekitar 800 warga yang mengungsi terdiri dari anak-anak, wanita, pria. Para pengungsi dari Kampung Longsoran, Kampung Batu Besar, dan Kimbeli. Kemungkinan masih akan ada lagi pengungsi dari Kampung Banti.
"Selanjutnya di Timika sudah disiapkan sejumlah truk untuk mengantar hingga ke kediaman mereka di Kota Timika seperti ke (wilayah transmigrasi) SP 5, (wilayah transmigrasi) SP 12, Kampung Kwamki, dan daerah lain," imbuh AKP Hermanto.
Di sisi lain warga pun mengapresiasi aksi gerak cepat aparat kepolisian.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak polisi yang sudah jaga dan kasih kami makan, sekaligus antar kami ke Kota Timika. Di kampung kami takut dan tidak aman. Kasihan anak-anak kami," ungkap Agus Beanal, tokoh pemuda Wabanti. (RO/O-2)
Gubernur Matius Fakhiri menegaskan semangat otonomi daerah harus menjadi fondasi utama dalam menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan, khususnya di Papua.
Menteri Maruarar didampingi Billy Mambrasar dan Kepala BPS Amalia Adininggar bertemu masyarakat Papua dan mengajak pengusaha properti muda Papua agar terlibat dalam program nasional itu.
Pelaksanaan TKA SD di Kepulauan Yapen, Papua, berjalan lancar. Kisah murid yang menyeberang laut demi ujian jadi bukti semangat pendidikan hingga pelosok.
Gagasan tentang konektivitas besar di Tanah Papua bukan gagasan lahir tanpa dasar, melainkan bagian dari mata rantai pemikiran para pemimpin Papua dari masa ke masa.
Kemenhut juga akan memediasi kedua perusahaan untuk membahas penataan batas persekutuan atau kemungkinan solusi lain termasuk lahan pengganti.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menegaskan bahwa temuan ini bermula dari laporan masyarakat Desa Ngutok yang curiga
KAKORLANTAS Polri memastikan akan melakukan evaluasi terhadap perusahaan taksi listrik hijau atau Green SM menyusul kecelakaan kereta KRL di Bekasi Timur, Senin (27/4)
Barisan Rakyat Cinta TNI (BRCT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Mahkamah Konstitusi di Jakarta pada Rabu (22/4).
Polri mengungkap berbagai modus haji ilegal yang merugikan jemaah, mulai dari penyalahgunaan visa hingga skema ponzi. Simak detail lengkapnya di sini.
Kepercayaan penuh yang diberikan Presiden Prabowo kepada Kapolri Listyo Sigit merupakan fondasi yang kuat bagi operasionalisasi agenda anti-penyelundupan.
TS alias Ki Bedil ditangkap oleh Satresmob Bareskrim Polri terkait penjualan senjata api ilegal di Jawa Barat. Ki Bedil menjual senjata api ilegal selama 20 tahun. fakta-fakta soal Ki Bedil
Modus pertama melibatkan pengoplosan dan konversi ilegal, di mana isi LPG 3 kg bersubsidi dipindahkan ke tabung nonsubsidi untuk dijual dengan harga pasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved