Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNA menjaga keselamatan lingkungan lahan gambut, termasuk dari ancaman kebakaran, Pemerintah Provinsi Jambi menyiapkan Peraturan Daerah tentang Tata Kelola Lahan Gambut.
"Kita mendukung pemerintah pusat untuk menjaga ekosistem di lahan gambut. Jambi memiliki lahan gambut cukup luas. Alhamdulillah, rancangannya yang kita usulkan Sabtu kemarin disetujui anggota DPRD Povinsi Jambi," ungkap Sekda Provinsi Jambi, HM Dianto, Minggu (4/8).
HM Dianto menyebutkan luas areal gambut dengan kedalaman beragam di Jambi mencapai sekitar 716 ribu hektare. Sebagian besar terkosentrasi di Kabupaten Muarojambi, Tanjungjabung Timur dan Kabupaten Tanjungjabung Barat.
Melalui Perda yang bakal disiapkan secara komprehensif, selain menjaga kerusakan lingkungan gambut, terutama dari ancaman kebakaran, diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar gambut untuk meningkatkan kehidupan sosial ekonominya.
"Pemanfaatan lahan gambut harus dikelola secara bijaksana dan harmonis dengan memperhatikan aspek kelestarian dan keberlanjutan pemanfaatannya," jelasnya.
Dia menambahkan, Perda tersebut sangat penting untuk mengetahui cara perlindungan, tata kelola dan pemanfaatan sistem gambut bagi Provinsi Jambi.
baca juga: Titik Panas di NTT Terus Bertambah
Sementara itu Panitia Khusus DPRD berharap setelah disetujui, ranperda tersebut segera disosialisaikan kepada masyarakat, khususnya di daerah lahan gambut. DPRD juga meminta Pemerintah Provinsi Jambi segera melakukan pemetaan lahan gambut, mengedukasi masyarakat supaya memanfaatkan lahan gambut untuk keperluan kehidupan dalam kesauan hidrologi dan tanpa membakar. (OL-3)
Edukasi kepada masyarakat menjadi fokus utama dalam strategi pencegahan. Karena, kesadaran warga adalah faktor krusial dalam mengurangi risiko karhutla.
Wilayah rawan karhutla di Bangka antara lain Belinyu, Bakem, Puding dan Lintas Timur Bangka.
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
TIM gabungan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Minggu (26/4) siang berhasil memadamkan terjadinya karhutla.
Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau saat ini telah melejit 20 kali lipat menjadi 8.555,37 hektare dibanding 2025.
Salah satu dampak bencana adalah kekeringan akibat musim kemarau panjang. Warga Pekanbaru juga diingatkan untuk tidak membakar lahan.
Kebakaran hutan di Jepang, tepatnya di Otsuchi, Prefektur Iwate, menghanguskan 1.373 hektare lahan. 3.000 warga dievakuasi dan personel militer dikerahkan.
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mendorong penguatan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul adanya potensi fenomena El Nino pada pertengahan tahun 2026.
BMKG mengintensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Riau untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebelum puncak musim kemarau tiba.
Fenomena El Nino membuat musim kemarau 2026 datang lebih awal, lebih panjang, dan lebih kering.
Sinergi antara dunia usaha dan perguruan tinggi dinilai kian penting dalam menjawab tantangan pengelolaan hutan berkelanjutan di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved