Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menyatakan jarak pandang di Kota Pekanbaru menurun menjadi tiga kilometer akibat kabut asap sisa kebakaran hutan dan lahan pada Rabu (31/7) pagi. Ini lebih pendek ketimbang jarak pandang pada Selasa pagi (30/7) yang masih sekitar empat kilometer.
"Jarak pandang di Kota Pekanbaru tiga kilometer. Kemarin, Kota Pekanbaru juga dikepung asap. Sedangkan di Kabupaten Pelalawan jarak pandang hanya dua kilometer," kata Staf Analisis BMKG Stasiun Pekanbaru Yasir Prayuna, Rabu (31/7).
Ia menambahkan bahwa dalam keadaan normal jarak pandang bisa di atas delapan kilometer. Berdasarkan data BMKG Stasiun Pekanbaru, kabut asap yang meliputi Pekanbaru berasal dari kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Palalawan yang berada di selatan Pekanbaru.
"Dari pantauan satelit, Pekanbaru dan Pelalawan berasap," kata Yasir.
Kendati demikian, menurut dia, jumlah titik panas indikasi kebakaran hutan dan lahan di Riau menurun menurut pantauan satelit. Pada Rabu pagi ini satelit hanya mendeteksi 10 titik panas di Riau, jauh lebih sedikit ketimbang jumlah titik panas yang terpantau pada Selasa (30/7) sebanyak 60 titik panas. Titik panas terpantau di lima wilayah yakni Kabupaten Pelalawan, Kampar, Rokan Hilir, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir. Daerah paling banyak adalah Pelawan dengan empat titik panas. Sementara Kabupaten Indragiri Hilir punya tiga titik panas, dan Rokan Hilir, Indragiri Hulu, dan Kampar masing-masing punya satu titik panas.
baca juga: Debit Air Irigasi di Cianjur Menyusut Hampir 30%
Sementara titik api indikasi kebakaran paling banyak ada di Indragiri Hilir yakni tiga titik. Pelalawan dan Rokan Hilir masing-masing hanya punya satu titik api.BMKG juga memantau kualitas udara di Pekanbaru menurun dari kondisi sehat ke sedang akibat kabut asap. Pada pagi hari asap biasanya pekat, namun berangsur menurun kepekatannya pada siang hari. Hingga kini kabut asap belum sampai mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. (OL-3)
Edukasi kepada masyarakat menjadi fokus utama dalam strategi pencegahan. Karena, kesadaran warga adalah faktor krusial dalam mengurangi risiko karhutla.
Wilayah rawan karhutla di Bangka antara lain Belinyu, Bakem, Puding dan Lintas Timur Bangka.
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
TIM gabungan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Minggu (26/4) siang berhasil memadamkan terjadinya karhutla.
Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau saat ini telah melejit 20 kali lipat menjadi 8.555,37 hektare dibanding 2025.
Salah satu dampak bencana adalah kekeringan akibat musim kemarau panjang. Warga Pekanbaru juga diingatkan untuk tidak membakar lahan.
Kebakaran hutan di Jepang, tepatnya di Otsuchi, Prefektur Iwate, menghanguskan 1.373 hektare lahan. 3.000 warga dievakuasi dan personel militer dikerahkan.
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mendorong penguatan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul adanya potensi fenomena El Nino pada pertengahan tahun 2026.
BMKG mengintensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Riau untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebelum puncak musim kemarau tiba.
Fenomena El Nino membuat musim kemarau 2026 datang lebih awal, lebih panjang, dan lebih kering.
Sinergi antara dunia usaha dan perguruan tinggi dinilai kian penting dalam menjawab tantangan pengelolaan hutan berkelanjutan di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved