Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KANTOR Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi DKI Jakarta menginisiasi program Jagoan Wirausaha Jakarta (Jawara). Jawara adalah program inkubasi UMKM yang dirancang secara holistik, sistematis, dan berkelanjutan untuk memastikan UMKM sukses naik kelas.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Arlyana Abu akar mengatakan selain ilmu manajemen bisnis, peserta juga diberikan mindset entrepreneurship, sesi hipnoterapi dan one on one coaching mentoring.
"Kurikulum tidak hanya terbatas pada pembelajaran, tapi lebih ditekankan pada praktek bisnisnya, dengan target yang harus diselesaikan," ujarnya kepada Media Indonesia, Selasa (27/8).
Baca juga : Pemprov DKI Apresiasi Peran Bank Indonesia dalam Penguatan Ekonomi
Ia pun menjelaskan, program itu disusun secara sistematis yang terdiri dari 5 tahap dimana setiap tahapnya peserta wajib menyelesaikan target sebagai syarat untuk mengikuti tahap berikutnya.
Program Jawara dimulai dari seleksi assessment dan interview, bootcamp, company visit, pendampingan tahap 1 sampai 3 dan terakhir adalah capacity building dan graduation, dengan materi antara lain mindset entrepreneurship, business model canvas, on boarding digital, manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dan keuangan serta strategi untuk memulai ekspor.
Ia mengatakan tahun ini pihaknya berhasil merekrut 448 UMKM unggulan di wilayah Jakarta yang mendaftar dan telah terpilih 40 UMKM untuk mengikuti rangkaian pelatihan Jawara.
Baca juga : Kampanye Pembayaran Digital Semakin Diperluas
Apabila UMKM berhasil mengikuti seluruh rangkaian secara intensif dan berhasil menyelesaikan tugas serta tantangan yang diberikan seperti kenaikan omzet, perbaikan manajemen keuangan dan SDM dari para pelatih/coach, maka pada akhir tahun UMKM tersebut akan mengikuti capacity building dan graduation sebagai tanda berhasilnya mengikuti program Jawara.
"Sampai dengan Agustus 2024, terdapat 34 peserta yang telah berhasil menyelesaikan target pengembangan usaha yang diberikan dan konsisten mengikuti rangkaian kegiatan Jawara," paparnya.
Selain mendapatkan materi pengembangan UMKM secara sistematis dan komprehensif, keunggulan dari program Jawara ini adalah seluruh peserta bisa berkonsultasi dengan coach profesional sepanjang periode Jawara.
Baca juga : BI DKI Sinergi Bangun Kemandirian Bisnis Pesantren
UMKM Jawara juga memiliki kesempatan untuk berbagi dan saling memberikan masukan antar peserta terkait pengembangan bisnis masing-masing.
Nantinya setelah mengikuti rangkaian kegiatan Jawara sampai dengan saat ini, peserta Jawara telah mengimplementasikan dan menyusun berbagai materi manajemen bisnis yang diperoleh mulai dari business canvas model, SOP, manajemen SDM, sampai dengan laporan keuangan.
"Seluruh peserta Jawara juga telah berhasil menaikkan rata-rata omset per bulannya dibandingkan sebelum mengikuti Jawara, dengan kenaikan rata-rata sekitar 133,71%," paparnya.
Baca juga : Digitalisasi Pembayaran Dorong Pembangunan Ekonomi Jakarta
Salah satu peserta Jawara, Yulyanto dari UMKM Emazing menyampaikan bahwa berbagai pelatihan yang diberikan pada rangkaian Jawara sangat bermanfaat bagi pengembangan bisnisnya, mulai dari materi terkait manajemen keuangan, live selling, hingga materi mengenai perluasan pasar ekspor.
"Ini menjadi semakin menarik karena menghadirkan langsung narasumber praktisi ekspor berpengalaman dan langsung melakukan kurasi produk UMKM Jawara yang berkualitas yang dapat diperkenalkan kepada buyer internasional," jelasnya.
Sebagai informasi, Jawara merupakan kerja bersama dan langkah konkret Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung pengembangan UMKM agar bisa naik kelas melalui peningkatan kapasitas, peningkatan kemitraan dan networking serta perluasan akses pasar baik dalam negeri dan luar negeri.
Melalui program ini diharapkan sinergi dalam pengembangan UMKM dapat terus ditingkatkan sehingga akhirnya dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan inklusif untuk DKI Jakarta. (J-3)
Nilai tukar mata uang rupiah ditutup melemah ke Rp17.326 per dolar AS dipicu ketegangan geopolitik Timur Tengah dan peningkatan permintaan aset safe haven.
Guna menjaga ketahanan ekonomi, produktivitas sektor pertanian harus tetap terjaga melalui langkah-langkah antisipasi yang terukur.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tegaskan fundamental ekonomi RI tetap kuat meski Rupiah tembus Rp17.300 per Dolar AS. Simak analisis dan strategi stabilisasinya.
Kehadiran BEKISAH menjadi wujud ikhtiar Bank Indonesia untuk menebar maslahat, memperkokoh ukhuwah, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Tren kenaikan harga minyak global yang tembus US$100 bpd menambah tekanan terhadap fiskal.
Nilai tukar Rupiah menyentuh Rp17.300 per USD akibat ketidakpastian global. BI perkuat intervensi dan pastikan cadangan devisa tetap kuat.
Bapenda DKI Jakarta siapkan skema pajak kendaraan listrik (EV) berdasarkan nilai kendaraan, meski saat ini masih mengikuti arahan pusat untuk pembebasan pajak.
BMKG merilis prakiraan cuaca DKI Jakarta untuk 24 April 2026. Simak detail suhu dan kondisi cuaca di wilayah Jakarta Pusat dan sekitarnya di sini.
Di satu sisi, kesehatan anggota terancam, di sisi lain kehadiran mereka di lapangan kerap dinilai belum optimal oleh masyarakat karena keterbatasan tenaga.
Ia menjelaskan, patroli rutin terus digencarkan di kawasan Tanah Abang untuk memastikan situasi tetap kondusif.
DPRD DKI Jakarta mendesak penerbitan Pergub parkir baru setelah dugaan kebocoran PAD di Blok M mencapai puluhan miliar. Digitalisasi dan transparansi jadi sorotan utama.
Dengan aturan baru tersebut, setiap kepemilikan dan penyerahan kendaraan listrik kini resmi masuk dalam basis pemungutan pajak daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved