Donald Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Iran Jika Kesepakatan Damai Ditolak

Basuki Eka Purnama
20/4/2026 05:27
Donald Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Iran Jika Kesepakatan Damai Ditolak
Presiden AS Donald Trump(AFP/Jim WATSON)

PRESIDEN Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengeluarkan peringatan keras terhadap Iran di tengah kebuntuan negosiasi diplomatik. Melalui unggahan di platform Truth Social, Minggu (19/4), Trump mengancam akan menghancurkan infrastruktur strategis Iran, termasuk seluruh pembangkit listrik dan jembatan, jika Teheran menolak proposal kesepakatan yang diajukan Washington.

"Kami menawarkan KESEPAKATAN yang sangat adil dan masuk akal, dan saya harap mereka menerima itu. Jika tidak, Amerika Serikat akan menghancurkan semua Pembangkit Listrik dan Jembatan di Iran. TIDAK ADA LAGI PRIA BAIK!" tulis Trump dalam unggahannya.

Eskalasi Pasca-Kegagalan Negosiasi Islamabad

Pernyataan provokatif ini muncul setelah upaya diplomasi di Islamabad, Pakistan, dilaporkan berakhir tanpa membuahkan hasil. Sebelumnya, Trump mengonfirmasi bahwa perwakilannya telah dikirim ke Pakistan untuk berpartisipasi dalam negosiasi mengenai masa depan hubungan kedua negara. Namun, kebuntuan di meja perundingan justru diikuti oleh langkah agresif AS yang mulai menutup akses ke pelabuhan-pelabuhan Iran.

Kondisi ini memperburuk situasi keamanan regional yang sudah rapuh sejak awal tahun. Meskipun belum ada pengumuman resmi mengenai dimulainya kembali permusuhan secara terbuka, tindakan blokade pelabuhan oleh AS menunjukkan tekanan ekonomi dan militer yang semakin meningkat.

Kronologi Konflik AS-Iran (Februari - April 2026)

Ketegangan antara Washington dan Teheran telah melewati serangkaian fase kritis dalam beberapa bulan terakhir, mulai dari serangan militer hingga gencatan senjata singkat yang gagal dipertahankan.

Tanggal Peristiwa Penting
28 Februari 2026 Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan ke target di Iran, menyebabkan kerusakan infrastruktur dan korban sipil.
7 April 2026 Washington dan Teheran menyepakati gencatan senjata selama dua pekan untuk memberi ruang bagi diplomasi.
April 2026 (Pertengahan) Negosiasi di Islamabad berakhir buntu; AS mulai melakukan penutupan pelabuhan-pelabuhan Iran.
20 April 2026 Presiden Trump mengancam penghancuran total pembangkit listrik dan jembatan Iran via Truth Social.
Status Terkini: Saat ini, para mediator internasional dilaporkan tengah berupaya keras untuk mengatur putaran pembicaraan baru yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel guna mencegah eskalasi militer lebih lanjut di kawasan Timur Tengah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Teheran belum memberikan tanggapan resmi terkait ancaman terbaru dari Gedung Putih tersebut. Dunia internasional kini menanti apakah jalur diplomasi masih mungkin ditempuh atau kawasan tersebut akan kembali terjerumus dalam konflik bersenjata skala besar. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya