Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengeluarkan peringatan keras terhadap Iran di tengah kebuntuan negosiasi diplomatik. Melalui unggahan di platform Truth Social, Minggu (19/4), Trump mengancam akan menghancurkan infrastruktur strategis Iran, termasuk seluruh pembangkit listrik dan jembatan, jika Teheran menolak proposal kesepakatan yang diajukan Washington.
"Kami menawarkan KESEPAKATAN yang sangat adil dan masuk akal, dan saya harap mereka menerima itu. Jika tidak, Amerika Serikat akan menghancurkan semua Pembangkit Listrik dan Jembatan di Iran. TIDAK ADA LAGI PRIA BAIK!" tulis Trump dalam unggahannya.
Pernyataan provokatif ini muncul setelah upaya diplomasi di Islamabad, Pakistan, dilaporkan berakhir tanpa membuahkan hasil. Sebelumnya, Trump mengonfirmasi bahwa perwakilannya telah dikirim ke Pakistan untuk berpartisipasi dalam negosiasi mengenai masa depan hubungan kedua negara. Namun, kebuntuan di meja perundingan justru diikuti oleh langkah agresif AS yang mulai menutup akses ke pelabuhan-pelabuhan Iran.
Kondisi ini memperburuk situasi keamanan regional yang sudah rapuh sejak awal tahun. Meskipun belum ada pengumuman resmi mengenai dimulainya kembali permusuhan secara terbuka, tindakan blokade pelabuhan oleh AS menunjukkan tekanan ekonomi dan militer yang semakin meningkat.
Ketegangan antara Washington dan Teheran telah melewati serangkaian fase kritis dalam beberapa bulan terakhir, mulai dari serangan militer hingga gencatan senjata singkat yang gagal dipertahankan.
| Tanggal | Peristiwa Penting |
|---|---|
| 28 Februari 2026 | Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan ke target di Iran, menyebabkan kerusakan infrastruktur dan korban sipil. |
| 7 April 2026 | Washington dan Teheran menyepakati gencatan senjata selama dua pekan untuk memberi ruang bagi diplomasi. |
| April 2026 (Pertengahan) | Negosiasi di Islamabad berakhir buntu; AS mulai melakukan penutupan pelabuhan-pelabuhan Iran. |
| 20 April 2026 | Presiden Trump mengancam penghancuran total pembangkit listrik dan jembatan Iran via Truth Social. |
Hingga berita ini diturunkan, pihak Teheran belum memberikan tanggapan resmi terkait ancaman terbaru dari Gedung Putih tersebut. Dunia internasional kini menanti apakah jalur diplomasi masih mungkin ditempuh atau kawasan tersebut akan kembali terjerumus dalam konflik bersenjata skala besar. (Ant/Z-1)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Donald Trump menyatakan King Charles III sejalan dalam mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Pernyataan disampaikan saat jamuan kenegaraan di AS.
Mantan Direktur FBI James Comey menghadapi dakwaan pidana atas dugaan ancaman terhadap Presiden Donald Trump lewat unggahan media sosial.
FCC memerintahkan peninjauan ulang lisensi siaran TV Disney menyusul desakan Presiden Donald Trump untuk memecat Jimmy Kimmel pasca insiden percobaan pembunuhan.
Gedung Putih mengunggah foto Raja Charles III dan Donald Trump dengan takarir "Dua Raja".
Raja Charles III dan Donald Trump melakukan pertukaran kado simbolis dalam kunjungan kenegaraan ke AS. Dari desain Resolute Desk hingga surat bersejarah John Adams.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved