Donald Trump Isyaratkan Kesepakatan dengan Iran Nyaris Rampung

Dhika Kusuma Winata
18/4/2026 08:53
Donald Trump Isyaratkan Kesepakatan dengan Iran Nyaris Rampung
ilustrasi(Anadolu)

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengisyaratkan kesepakatan damai dengan Iran tinggal selangkah lagi. Dia menyebut tidak ada lagi hambatan berarti dalam negosiasi antara Washington dan Teheran meski dokumen resmi belum diteken.

“Kami sangat dekat. Ini akan menjadi kesepakatan yang baik untuk semua pihak. Tidak ada lagi ganjalan,” kata Trump.

Optimisme itu muncul di tengah serangkaian pernyataan publiknya yang menyoroti kemajuan signifikan, termasuk komitmen Iran membuka kembali Selat Hormuz dan langkah menuju penghentian program nuklirnya. Jalur pelayaran vital tersebut sebelumnya sempat ditutup dan memicu gejolak harga minyak dunia.

Trump menegaskan Selat Hormuz kini telah kembali dibuka dan situasi bergerak ke arah positif. Ia juga mengklaim Iran berjanji tidak akan lagi menjadikan jalur tersebut sebagai alat tekanan geopolitik.

“Iran telah sepakat tidak akan pernah menutup Selat Hormuz lagi. Jalur itu tidak akan digunakan sebagai senjata terhadap dunia,” katanya.

Selain itu, Trump menyebut Iran tengah membersihkan ranjau laut di kawasan tersebut dengan bantuan Amerika Serikat. Langkah ini dinilai sebagai bagian penting untuk memulihkan keamanan pelayaran internasional. Meski demikian, Trump menyatakan blokade terhadap pelabuhan Iran masih berlaku hingga kesepakatan damai benar-benar difinalisasi.

“Saya tidak akan menyatakan kesepakatan sebelum semuanya tertulis jelas,” tegasnya.

Negosiasi sebelumnya yang dimediasi Pakistan dan melibatkan Wakil Presiden AS JD Vance belum menghasilkan kesepakatan final. Namun, peluang putaran lanjutan disebut terbuka dalam waktu dekat.

Dalam perundingan tersebut, tuntutan utama AS memastikan Iran tidak memiliki kemampuan mengembangkan senjata nuklir..Terkait isu pertukaran dana dengan uranium yang sempat mencuat, Trump membantah adanya transaksi finansial. Ia menegaskan Amerika Serikat hanya akan mengambil material nuklir tanpa imbalan uang.

Trump juga menyoroti dinamika di Libanon. Ia menyebut gencatan senjata selama 10 hari antara Israel dan Lebanon sebagai langkah penting meredakan ketegangan regional yang sempat menjadi penghalang kesepakatan dengan Iran.

“Israel tidak akan lagi membombardir Lebanon. Itu sudah dilarang oleh Amerika Serikat. Sudah cukup,” katanya. (AFP/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya