Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
IRAN berhasil melewati lima minggu pengeboman hebat AS dan Israel dengan sebagian besar peralatan yang dibutuhkan untuk membuat bom nuklir masih utuh. Ini diungkapkan para pejabat dan ahli. Hal tersebut menimbulkan tantangan bagi para negosiator AS karena isu itu sekali lagi menghambat pembicaraan dengan Teheran.
Wakil Presiden JD Vance pada Minggu (12/4) menunjuk ambisi nuklir Iran sebagai inti perselisihan setelah kedua pihak gagal mencapai kesepakatan selama 21 jam pembicaraan di Islamabad, Pakistan.
"Faktanya adalah kita perlu melihat komitmen tegas bahwa mereka tidak akan mencari senjata nuklir dan mereka tidak akan mencari alat yang memungkinkan mereka dengan cepat mencapai senjata nuklir," katanya.
Iran menyalahkan kegagalan pembicaraan tersebut pada penolakan Washington untuk mundur dari yang mereka sebut sebagai tuntutan maksimalis.
Masalah bagi AS yaitu dua putaran pertempuran menghancurkan sebagian besar program nuklir Iran, tetapi mereka belum memberikan pukulan yang akan membuat senjata nuklir tidak terjangkau.
Serangan AS dan Israel dalam beberapa pekan terakhir menghancurkan laboratorium dan fasilitas penelitian yang menurut kedua negara digunakan Iran untuk pekerjaan terkait senjata nuklir, seperti memperoleh pengetahuan yang dibutuhkan untuk membangun hulu ledak. Serangan tersebut juga semakin merusak program pengayaan uraniumnya, menghancurkan lokasi pembuatan yellowcake sebagai bahan baku yang dapat diubah menjadi uranium yang diperkaya.
Namun, para ahli mengatakan Iran kemungkinan masih memiliki sentrifugal dan lokasi jauh di bawah tanah tempat mereka dapat memperkaya uranium. Yang terpenting, Iran mempertahankan persediaan hampir 1.000 pon uranium tingkat mendekati senjata nuklir. Setengahnya terkubur dalam peti mati di terowongan jauh di bawah situs nuklir Isfahan, menurut badan atom PBB.
"Iran tidak akan mudah menukarkan uranium tersebut. Tuntutan mereka akan lebih tinggi daripada saat pembicaraan pada Februari untuk menyerahkan material tersebut," kata Eric Brewer, mantan pejabat Gedung Putih yang bekerja di Iran selama pemerintahan Trump pertama.
Presiden Trump mempertimbangkan operasi militer untuk merebut persediaan uranium yang diperkaya Iran selama beberapa minggu terakhir pertempuran, seperti yang dilaporkan oleh The Wall Street Journal. Namun, operasi semacam itu akan rumit dan berbahaya.
Sekretaris pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengatakan menjelang pembicaraan bahwa membuat Iran menyerahkan uranium yang sangat diperkaya adalah prioritas utama bagi para negosiator AS. "Kami berharap itu terjadi melalui diplomasi," katanya.
Untuk saat ini, para pejabat AS mengatakan Teheran tidak memperkaya uranium dan bahan fisil tersebut dipantau oleh satelit. Pejabat badan atom AS dan PBB mengatakan tidak ada tanda-tanda uranium yang sangat diperkaya dipindahkan sejak serangan AS dan Israel Juni lalu.
Tidak jelas apakah pembicaraan antara Washington dan Teheran akan berlanjut dalam beberapa hari mendatang selama periode diplomasi yang seharusnya berlangsung selama dua minggu. Kedua pihak dapat memilih untuk melanjutkan konflik militer yang terhenti pada Selasa.
Jika AS berupaya mencapai kesepakatan, mereka harus menemukan cara untuk mengatasi ancaman nuklir Iran. Ini bersamaan dengan kendali Teheran atas Selat Hormuz yang memberi mereka kemampuan untuk menekan ekonomi global.
Sebagian besar kerusakan pada program nuklir Iran terjadi selama perang 12 hari tahun lalu. AS menjatuhkan bom Massive Ordnance Penetrator (MOPE) di dua lokasi pengayaan uranium--Fordow dan Natanz--serta menghancurkan bangunan terkait nuklir di Isfahan dengan rudal Tomahawk. Vance mengatakan pada Minggu bahwa AS menghancurkan lokasi pengayaan uranium Iran.
Selama lima minggu pertempuran terakhir, AS fokus pada serangan terhadap persediaan dan peluncur rudal Iran serta aset militer konvensional lain. Menurut AS, peralatan itu akan membuat serangan terhadap program nuklir Iran di masa depan menjadi terlalu mahal. Sementara itu, Israel menargetkan program nuklir tersebut.
Para pejabat Israel mengatakan mereka menyerang sejumlah lokasi yang mereka yakini sebagai tempat berlangsungnya pengembangan senjata nuklir Iran, termasuk laboratorium, satu universitas, fasilitas di luar Teheran, dan suatu bangunan di Parchin, tempat militer Iran melakukan uji coba bahan peledak tinggi. Mereka juga menargetkan ilmuwan nuklir Iran--seperti yang mereka lakukan dalam perang tahun lalu--meskipun mereka belum mengatakan nama atau jumlah.
Namun, Iran kemungkinan masih memiliki sebagian besar yang dibutuhkan untuk membuat bom, termasuk sentrifugal dan persediaan uranium yang diperkaya. Terowongan di Isfahan juga diduga menampung situs pengayaan yang dideklarasikan Iran Juni lalu tetapi belum pernah diperiksa, menurut sejumlah pejabat saat ini dan mantan pejabat yang mengetahui program nuklir Iran.
Badan Energi Atom Internasional mengatakan situs tersebut mungkin tidak beroperasi. Iran juga memiliki kompleks terowongan yang disebut Gunung Pickaxe, dekat fasilitas Natanz. Di sini mereka berpotensi melakukan pekerjaan nuklir di luar jangkauan bahkan senjata AS yang paling kuat sekalipun.
Iran sebelumnya menolak untuk menghentikan program pengayaan uraniumnya. Iran mengeklaim aktivitas nuklirnya untuk tujuan damai. Utusan khusus Gedung Putih Steve Witkoff mengatakan Teheran dapat menunjukkan hal itu dengan mengakhiri pengayaan domestiknya dan menerima pengiriman uranium yang diperkaya dari luar negeri.
Selama pembicaraan pada Februari, Teheran menawarkan untuk mengurangi kadar uranium yang diperkaya 60% hingga maksimal 20%, menurut orang-orang yang terlibat dalam pembicaraan tersebut. Meskipun dibutuhkan sekitar satu minggu untuk memperkaya material 60% hingga tingkat yang dapat digunakan untuk senjata nuklir, dibutuhkan beberapa minggu untuk memperkaya material 20% hingga tingkat tersebut. Berdasarkan kesepakatan nuklir 2015, persediaan uranium Iran dibatasi pada pengayaan 3,67% selama 15 tahun.
Ketidakpastian utama tentang serangan terhadap program nuklir Iran sejak 28 Februari yaitu sejauh mana kerusakan yang ditimbulkan pada kemampuan Iran untuk membangun hulu ledak nuklir. Dibutuhkan ilmuwan berpengalaman untuk secara aman membentuk material fisil yang mudah menguap menjadi logam uranium untuk hulu ledak dan membangun komponen penting lain.
Para ahli hampir yakin bahwa Iran belum pernah membangun hulu ledak. Akan sulit bagi Iran untuk melakukannya sekarang tanpa terdeteksi, mengingat penetrasi intelijen yang mendalam yang diperoleh Israel dan AS atas pekerjaan nuklir Iran.
Sejauh mana kerusakan yang ditimbulkan Israel terhadap kemampuan Iran untuk mempersenjatai program nuklirnya belum jelas, tetapi mungkin signifikan. Ini dikatakan David Albright, mantan inspektur senjata yang mengikuti perkembangan program nuklir Iran sebagai presiden Institut Sains dan Keamanan Internasional. (WSJ/I-2)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
IMO melaporkan 29 serangan kapal sipil di Teluk Persia. Sebanyak 20.000 pelaut terjebak di tengah ketegangan Iran, AS, dan Israel.
Harga Bitcoin (BTC) menguat ke US$79.500 didorong arus masuk ETF US$250 juta. Simak analisis Indodax terkait dampak ketegangan AS-Iran terhadap kripto.
Nilai tukar rupiah berada di level 17.280 per dolar AS pada Jumat (24/4). Simak analisis dampak ketegangan AS-Iran dan data PMI AS terhadap rupiah.
Presiden AS Donald Trump menegaskan ambisinya untuk mencapai kesepakatan abadi dengan Iran guna memastikan Teheran tidak pernah memiliki senjata nuklir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved