Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan ambisinya untuk mencapai kesepakatan abadi dengan Iran. Fokus utama dari kesepakatan tersebut adalah memastikan bahwa Teheran tidak akan pernah memiliki kemampuan untuk mengembangkan atau memiliki senjata nuklir di masa depan.
"Saya ingin kesepakatan itu abadi. Saya ingin kesepakatan mereka tidak akan pernah memiliki kesempatan untuk mendapatkan (senjata nuklir)," ujar Trump kepada awak media pada Kamis (23/4/2026) waktu setempat.
Trump menjelaskan bahwa saat ini Amerika Serikat sebenarnya memiliki kapasitas untuk mencapai kesepakatan sementara yang berdurasi sekitar 20 tahun. Durasi tersebut dianggap sebagai waktu yang dibutuhkan Republik Islam Iran untuk membangun kembali kemampuan nuklirnya jika pengawasan dilonggarkan. Namun, Trump lebih memilih solusi permanen daripada sekadar penundaan jangka panjang.
Pernyataan ini muncul di tengah situasi geopolitik yang sangat dinamis di Timur Tengah. Sebelumnya, pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel dilaporkan melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur serta jatuhnya korban sipil.
Pascaeskalasi tersebut, upaya diplomasi sempat menunjukkan titik terang ketika Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu pada 7 April. Langkah ini diikuti dengan pembicaraan tingkat tinggi di Islamabad, Pakistan. Namun, dialog tersebut berakhir tanpa mencapai kesimpulan konkret.
Kegagalan dalam pembicaraan di Islamabad memicu reaksi keras dari Washington. Amerika Serikat menyatakan akan mulai melakukan blokade terhadap kapal-kapal yang masuk dan keluar dari pelabuhan-pelabuhan utama Iran sebagai bentuk tekanan ekonomi dan politik.
Meski tetap menerapkan blokade, Trump mengindikasikan bahwa pintu diplomasi belum sepenuhnya tertutup. Ia menyatakan bahwa Amerika Serikat akan memperpanjang masa gencatan senjata dengan Iran sembari melanjutkan pengawasan ketat di perairan.
Trump juga menambahkan bahwa pembicaraan damai lanjutan dengan Iran sangat mungkin terjadi dalam waktu dekat. "Mungkin terjadi dalam 36 hingga 72 jam ke depan," pungkasnya, memberikan sinyal optimisme di tengah ketegangan yang masih menyelimuti kedua negara. (Sputnik/RIA Novosti/Ant/I-2).
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
IMO melaporkan 29 serangan kapal sipil di Teluk Persia. Sebanyak 20.000 pelaut terjebak di tengah ketegangan Iran, AS, dan Israel.
Harga Bitcoin (BTC) menguat ke US$79.500 didorong arus masuk ETF US$250 juta. Simak analisis Indodax terkait dampak ketegangan AS-Iran terhadap kripto.
Nilai tukar rupiah berada di level 17.280 per dolar AS pada Jumat (24/4). Simak analisis dampak ketegangan AS-Iran dan data PMI AS terhadap rupiah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved