Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM diskusi mendalam di podcast Bisikan Rhoma di Youtube, Jumat (10/4), tokoh musik legendaris sekaligus figur publik Rhoma Irama menyampaikan pesan kuat mengenai urgensi persatuan umat Islam, termasuk Suni, Syiah, dan Wahabi, dan bangsa Indonesia dalam menyikapi konflik berkepanjangan di Palestina. Ia menegaskan bahwa membela Palestina bukan sekadar isu agama, melainkan amanat konstitusi Indonesia yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945.
Rhoma Irama menyoroti bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Menurutnya, komitmen Indonesia dalam membela Palestina tetap teguh dan tidak berubah sejak dulu hingga sekarang.
Salah satu poin krusial yang disampaikan yaitu ajakan untuk menghentikan perdebatan mengenai perbedaan mazhab di tengah agresi yang dilakukan Zionis Israel. Rhoma menekankan bahwa saat ini bukan momentum untuk memilah-milah antara Suni, Syiah, atau Wahabi.
"Zionis Israel adalah musuh bersama. Bukan hanya musuh umat Islam saja, tetapi boleh dikatakan musuh dunia internasional. Oleh karena itu, mari kita jaga persatuan Indonesia dan rekat ukhuwah Islamiyah," tegas Rhoma Irama.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap keberanian Iran yang dianggapnya sebagai salah satu benteng yang secara terbuka melawan agresi tersebut, meskipun harus berhadapan dengan kekuatan besar yang didukung oleh Amerika Serikat.
Diskusi tersebut juga membedah dinamika militer di Timur Tengah, khususnya mengenai efektivitas persenjataan Iran yang mampu menembus sistem pertahanan Israel. Menurut Guru Besar Bidang Sejarah dan Geopolitik Timur Tengah UI Yon Machmudi dalam podcast itu, penggunaan teknologi rudal balistik dan hipersonik, serta penggunaan sistem navigasi alternatif seperti Baidu milik Tiongkok, disebut sebagai faktor yang mengubah peta kekuatan di kawasan tersebut.
Beberapa poin penting yang dibahas mengenai kondisi terkini meliputi:
Baca juga: Rhoma Irama Rilis Lagu Baru Berjudul Senyum, Penggemar Gembira
Sebagai penutup, ditekankan bahwa kunci penyelesaian masalah di dunia Islam terletak pada kekuatan internal. Umat Islam diharapkan tidak terburu-buru melibatkan aktor asing yang sering kali memiliki agenda tersembunyi atau kepentingan ekonomi atas sumber daya alam di wilayah konflik.
Persatuan yang kokoh dan kesadaran akan kedaulatan bangsa menjadi modal utama untuk terbebas dari segala bentuk kolonialisme dan imperialisme modern. Semangat pembebasan Al-Aqsa diharapkan dapat menyatukan kembali negara-negara di kawasan Timur Tengah untuk bergerak secara mandiri dan berdaulat.
Baca juga: Urutan 30 Surat Juz Amma Lengkap Arab, Latin, dan Arti
Pada kanal Bisikan Rhoma yang terbit 27 Juni 2025, ia juga memberikan kritik tajam terhadap kondisi umat Islam saat ini yang cenderung diam atau terpecah belah dalam membela Palestina. Ia mengaitkan fenomena ini dengan nubuwah Rasulullah SAW mengenai penyakit Wahan.
Ia menganalogikan jumlah umat Islam yang besar saat ini seperti buih di lautan. Artinya, kaum muslimin banyak secara kuantitas tetapi mudah diombang-ambingkan karena kehilangan rasa respek dari musuh-musuhnya akibat perpecahan internal.
Terkait bantuan dari negara-negara seperti Iran, Rusia, atau Tiongkok, Rhoma menekankan pentingnya melihat dari sisi humanity (kemanusiaan). Ia berpendapat bahwa dalam urusan muamalah dan menolong sesama manusia yang terzalimi, kita tidak boleh terjebak pada perbedaan mazhab atau ideologi politik.
Sebagai penutup, Rhoma Irama menegaskan posisi Indonesia. Sesuai konstitusi, Indonesia akan selalu membela bangsa yang terjajah. Ia mengajak umat untuk melakukan introspeksi diri (muhasabah) sebagaimana pesan Umar bin Khattab, "Hasibu anfusakum qabla an tuhasabu" (Hitunglah dirimu sebelum kamu dihitung di hadapan Allah). (I-2)
Dua teknisi pesawat F-15 Israel didakwa atas spionase untuk Iran. Mereka diduga membocorkan dokumen mesin pesawat dan memantau pejabat tinggi.
Tuan Guru Bajang (TGB) menegaskan dukungan untuk Iran melawan Zionis didasari nilai kemanusiaan, hukum internasional, dan tuntunan agama Al-Quran.
Konflik bersenjata di Iran akibatkan kerusakan masif pada 56 situs warisan budaya, 30 universitas, dan 55 perpustakaan. Simak dampak terhadap identitas nasional.
Profesor Mohammad Marandi mengungkap penyebab kegagalan negosiasi Iran-AS di Islamabad, dampak blokade Selat Hormuz, dan ancaman krisis energi global.
Presiden Donald Trump mengeklaim perang AS di Iran bertujuan mencegah serangan nuklir terhadap Israel dan AS. Simak detail serangan pembom B-2 ke situs pengayaan uranium.
Arab Saudi berhasil memulihkan kapasitas penuh jalur pipa minyak Timur-Barat sebesar 7 juta barel per hari setelah serangan yang sempat mengganggu produksi.
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Tempo Scan memberikan layanan kesehatan gratis bagi 1.500 warga Palestina, terutama bagi kelompok rentan.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved