Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA swadaya masyarakat Palestinian Prisoner's Society (PPS) melaporkan peningkatan penangkapan perempuan Palestina secara sistematis dan berkelanjutan oleh otoritas Israel. Berdasarkan laporan kantor berita WAFA pada Kamis (23/4), eskalasi ini menandai salah satu periode paling kelam bagi perempuan di wilayah pendudukan.
Hingga April 2026, jumlah tahanan perempuan yang mendekam di penjara Israel tercatat mencapai 90 orang. Angka ini dinilai sangat signifikan, mengingat jumlah serupa sebelumnya hanya terjadi saat gelombang penangkapan massal pada awal pecahnya konflik.
Sebagian besar tahanan perempuan tersebut saat ini ditahan di Penjara Damon. PPS merinci bahwa di antara para tahanan terdapat kelompok rentan yang membutuhkan perhatian medis dan perlindungan hukum segera, termasuk:
Menurut kesaksian yang dihimpun PPS, para tahanan menghadapi kondisi yang sangat keras. Mereka dilaporkan mengalami kelaparan, perampasan hak-hak dasar, pengabaian medis yang disengaja, hingga kurungan isolasi. Selain itu, PPS menyoroti ada pelanggaran martabat manusia berupa penggeledahan tubuh tanpa busana serta pelecehan fisik dan seksual.
PPS mencatat jumlah total perempuan Palestina yang ditangkap sejak awal perang telah melampaui 700 orang. Mayoritas penangkapan dilakukan dengan dalih penghasutan.
Operasi penangkapan ini dilaporkan terjadi secara meluas di wilayah Tepi Barat, termasuk Jerusalem Timur, serta wilayah-wilayah di dalam garis hijau (wilayah 1948). Namun, PPS menekankan bahwa hingga saat ini belum tersedia data akurat mengenai jumlah penangkapan perempuan di Jalur Gaza akibat blokade dan situasi perang yang terus berkecamuk.
Eskalasi penangkapan ini disebut PPS sebagai bagian dari taktik tekanan terhadap keluarga Palestina. Pelanggaran serius terus berlangsung di tengah periode yang dianggap sebagai salah satu masa paling berdarah bagi warga sipil Palestina, khususnya perempuan, yang terus menjadi sasaran kekerasan sistematis oleh otoritas pendudukan. (Ant/I-2)
| Kategori Pelanggaran | Bentuk Tindakan |
|---|---|
| Kondisi Fisik | Kelaparan, pengabaian medis, dan isolasi. |
| Pelanggaran Martabat | Penggeledahan tanpa busana dan pelecehan seksual. |
| Status Hukum | Penahanan administratif tanpa proses peradilan yang adil. |
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Tempo Scan memberikan layanan kesehatan gratis bagi 1.500 warga Palestina, terutama bagi kelompok rentan.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
Serangan drone Israel di Beit Lahia, Gaza Utara, menewaskan lima warga sipil termasuk tiga anak-anak di dekat Masjid Al-Qassam. Simak selengkapnya.
Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) melaporkan lebih dari 23.000 warga Palestina ditangkap pasukan Israel sejak Oktober 2023, termasuk perempuan dan anak-anak.
Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese mengungkap praktik penyiksaan, pelecehan seksual, dan degradasi moral terhadap tahanan Palestina di penjara Israel.
Laporan Al Akhbar mengungkap pengalihan dana rekonstruksi Gaza sebesar US$17 miliar ke Israel di tengah ketegangan AS-Iran. Simak detail manuver politiknya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved