Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ESKALASI kekerasan di Jalur Gaza kembali memakan korban jiwa dari kalangan sipil. Sedikitnya lima warga Palestina, termasuk tiga anak-anak, dilaporkan tewas akibat serangan pesawat nirawak (drone) Israel yang menghantam wilayah Beit Lahia, Gaza Utara, pada Rabu (22/4) malam waktu setempat.
Serangan tersebut dilaporkan menyasar kerumunan warga sipil yang tengah berada di ruang publik. Selain korban tewas, sejumlah warga lainnya mengalami luka-luka, dengan beberapa di antaranya dalam kondisi kritis dan tengah mendapatkan perawatan intensif.
Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, serangan drone tersebut menargetkan sekelompok warga yang sedang berkumpul di area dekat Masjid Al-Qassam. Lokasi yang biasanya menjadi titik aktivitas warga sipil tersebut seketika berubah menjadi mencekam saat ledakan terjadi.
Sumber medis dari Rumah Sakit Al-Shifa mengonfirmasi bahwa seluruh korban tewas dan luka-luka telah dievakuasi ke fasilitas mereka. "Kami menerima lima jenazah, tiga di antaranya anak-anak, serta beberapa korban luka, termasuk satu orang yang kondisinya sangat kritis," ujar pihak rumah sakit.
Insiden berdarah di Beit Lahia ini menambah panjang daftar pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang sebelumnya dicapai pada Oktober lalu. Meski kesepakatan tersebut dimaksudkan untuk mengakhiri operasi militer yang telah berlangsung selama dua tahun, kenyataan di lapangan menunjukkan hal berbeda.
Data terbaru dari Kementerian Kesehatan Gaza mengungkapkan dampak mengerikan dari serangan yang terus berulang sejak gencatan senjata diberlakukan:
Secara akumulatif, konflik berkepanjangan ini menyebabkan lebih dari 72.000 orang kehilangan nyawa dan sekitar 172.000 lain terluka. Selain kerugian nyawa, infrastruktur sipil di Gaza dilaporkan hancur hingga 90%.
Kehancuran masif di Jalur Gaza memicu kekhawatiran internasional terkait masa depan wilayah tersebut. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan bahwa proses rekonstruksi Gaza akan memakan waktu lama dan biaya yang sangat besar.
Estimasi awal menunjukkan bahwa dibutuhkan dana sekitar US$70 miliar atau sekitar Rp1,2 kuadriliun untuk membangun kembali infrastruktur dasar, perumahan, dan fasilitas publik yang lumat akibat serangan militer selama dua tahun terakhir. (Anadolu/I-2)
| Total Korban Jiwa | > 72.000 Orang |
| Kerusakan Infrastruktur | 90% Wilayah Sipil |
| Estimasi Biaya Rekonstruksi | US$70 Miliar |
Israel memerintahkan warga Palestina di Gaza utara mengungsi ke selatan, menyusul peningkatan operasi miter di kawasan itu.
Rumah Sakit (RS) Indonesia menjadi fasilitas kesehatan terakhir yang tutup di kawasan Gaza Utara. Pelayanan medis di wilayah itu pun lumpuh.
Sedikitnya sembilan pekerja amal tewas dalam serangan Israel di Beit Lahia, Gaza utara, menurut laporan Kantor Media Pemerintah Gaza.
MER-C mengirimkan Tim Medis Darurat (EMT) ke-7 untuk membantu pelayanan Unit Gawat Darurat di RS Al Awda di Gaza Utara, Jalur Gaza, Palestina.
Dua kali sepekan, EMT akan membantu pelayanan unit gawat darurat dan rawat jalan bedah syaraf di RS Al Awda.
STAF di Rumah Sakit (RS) Kamal Adwan, Beit Lahia, utara Jalur Gaza, Palestina, menggelar aksi protes duduk saat pasukan Israel melanjutkan serangan mereka.
SEDIKITNYA 30 orang tewas akibat serangan Israel di Beit Lahia, Gaza Utara.
DALAM 24 jam terakhir, Israel membunuh sedikitnya 48 warga Palestina dalam perang genosida yang sedang berlangsung di Gaza.
MILITER Israel terus menggempur Jalur Gaza, Palestina. Serangan terbaru di wilayah utara menewaskan puluhan orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved